Bifurkasi, dalam berbagai artikel, kurang lebih artinya titik percabangan dua. Kalo dalam pengertian bebas, berarti kita berada dalam satu titik dimana terdapat dua cabang dan kita akan memilih yang mana. Termasuk cabang dimana kita mau beli tanah lalu dibangun rumah dan cabang dimana kita langsung saja beli rumah. Bak 2 aliran bubur ayam di aduk versus bubur ayam tak diaduk. Hehehe

Nah kita akan bahas masing-masing plus dan minusnya. Biar rada seru, kita sebut saja SEKTE Beli Tanah Lalu Bangun Rumah versus SEKTE Langsung Beli Rumah. Cekidot!

Sekte Beli Tanah Lalu Bangun Rumah

Beli tanah ini bisa dengan membeli tanah di suatu komplek perumahan tapi ini jarang terjadi karena perumahan biasanya dibangun oleh developer properti dan developer properti yang bener, pasti sudah tau kalo gak boleh jual tanah saja, tapi musti dengan bangunan. Beli tanah saja bisa dilakukan di kawasan yang memang sengaja dibuat kapling-kapling tanah. Biasanya dimiliki oleh perseorangan bukan developer. Beli tanah juga bisa kepada orang per orang suatu tempat atau kadang beli rumah tua yang sudah hampir ambruk hanya dihitung nilai tanah saja.

Nilai Plus

  • Uang yang kamu keluarkan relatif LEBIH HEMAT, meski belum tentu juga sih, apalagi kalo kamu kena boncos. Kenapa hemat? Karena karena memang belum ada nilai tambah dari bangunan. Pajaknya sehingga biaya transaksi bisa lebih murah.
  • Kamu bisa bikin rumah sesuai selera kamu baik desainnya maupun luasannya. Karena kalo kamu beli rumah

Nilai Minus

  • Resikonya pas kamu mau bangun rumah, kamu perlu menempuh proses perijinan IMB yang bagi orang awam mungkin terasa menyulitkan. Minimal bakal menyita waktu kamu. Kadang prosesnya juga gak cepet. Ya gak?!
  • Ditambah lagi kamu musti pilih tukang atau kontraktor untuk bangun rumah kamu. Mau yang profesional, biasanya mahal. Mau yang murah-murah, biasanya ya gitu deh. Kalo pingin yang murah dan profesional, kan musti sabar mencari. hehhehe
  • Kamu masih harus urus instalasi listrik, air, internet, telepon yang musti kamu urus sendiri.

Sekte Langsung Beli Rumah

Langsung beli rumah bisa ke perumahan yang dikembangkan oleh developer properti atau membeli rumah secondary baik yang ada di perumahan atau non perumahan.

Nilai Plus

  • Kamu bisa langsung siap pakai meski gak langsung-langsung amat. Karena mungkin kamu perlu menambah beberapa hal yang belum ada di rumah tersebut atau perlu sedikit merenovasi.
  • Kamu gak perlu repot urus ijin sana-sini. Kamu cukup cek ijin yang sudah ada. Nah kalo gak ada, itu baru repot. Tapi kamu kan bisa pilih yang ijinnya udah lengkap bukan?!

Nilai Minus

  • Coba kamu hitung kalo kamu beli tanah dan bangun, pasti akan terasa lebih hemat beli tanah dan bangun dari pada langsung beli rumah. Apalagi kalo rumah baru.
  • Desain rumah terbatas karena kita rada susah menempatkan kebutuhan dan idelisme kita dalam desain yang udah jadi.
  • Kamu gak tau kualitas bangunan yang sebenarnya karena kamu gak tau proses pembangunannya bukan?

Sekedar Saran Buat Yang Masih Galau

Buat kamu yang masih galau mau beli tanah dulu lalu bangun rumah atau langsung beli rumah. Ini ada beberapa pertimbangan yang bisa kamu timbang-timbang lagi nih.

  1. Besar dana yang kamu siapkan. Jika relatif lebih besar, kamu bisa langsung beli rumah saja.
  2. Waktu luang yang kamu miliki. Jika waktu relatif lebih luang, kamu boleh beli tanah lalu bangun rumahnya.
  3. Hobby ngulik. Jika kamu hobinya utak atik, cocoknya kamu beli tanah dulu baru bangun rumah
  4. Niat investasi. Jika kamu berniat untuk investasi, kamu boleh pilih apa saja yang penting nilai propertinya perlu kamu perhitungkan akan naik di masa depan.
Categories: Pembiayaan

0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *