Hai readers…

Mungkin sebagian orang banyak yang jijik dengan tikus kan? Ya hewan satu ini terkadang juga sangat meresahkan. Kehadiran tikus di dalam rumah tentu menjadi hal yang tidak menyenangkan. Hewan satu ini merupakan hewan omnivora yang oportunis. Kenapa disebut oportunis? karena akan memakan apapun yang ada di depan mata dan tercium hidungnya sehingga membuatnya terlihat ganas baik dimalam hari ataupun di siang hari. Wahh serem juga ya hehe.

Tikus sering menjadi biang masalah dan membawa sumber penyakit lho..misalnya adalah leptospirosis dan lain lain. Dalam setahun satu ekor tikus mampu bereproduksi hingga 5 kali setahun dengan jumlah anak 6 – 0 anak per kehamilan. Jadi sudah tidak diragukan lagi kalau populasi tikus semakin banyak. Maka dari itu, menjaga kebersihan rumah setiap hari merupakan hal yang penting dan wajib dilakukan agar populasi tikus tidak semakin meningkat dan menggangu kenyamanan kalian.

Nah ada beberapa tips yang untuk menghindari serangan tikus yang bisa kalian  lakukan lho.. Apa saja sih? Cekidot yuk!

Pencegahan

Pencegahan merupakan cara yang paling utama sebelum tikus datang menyerang. Hal ini bisa kalian lakukan dengan menghindari meletakkan makanan di luar rumah. Karena jika tikus mendapatkan makanan di situ, ia akan kembali di hari berikutnya dan seterusnya. Selain itu hindari sampah yang menumpuk, terutama sampah yang basah dan berbau karena akan menyebabkan tikus datang di tempat tersebut. Kalau kalian nggak ingin hal tersebut terjadi usahakan untuk mengkosongkan sampah di dalam rumah pada malam hari yaa

Amonia

Ternyata hewan pengerat satu ini tidak suka dengan bau amonia lho guys.. Amonia merupakan bahan kimia yang terdapat pada urin predator atau pemangsa tikus. Sehingga ketika kalian meletakkan amonia di daerah yang sering dilewati, tikus akan berpikir kalau ada predator yang ingin memangsanya. Cara ini dapat kalian lakukan dengan mecampurkan segelas air dan 2 sendok deterjen dalam mangkok kemudian letakkan di daerah yang sering dilewati tikus. Selain itu bahan lain yang bisa anda gunakan untuk mengusir tikus diantaranya cengkeh, lada, cabai rawit dan pepermint oil.

Kapur Barus

Bahan satu ini sering sekali kita jumpai kan? Iya.. kapur barus merupakan salah satu bahan yang mudah didapatkan dan bisa dibeli dengan harga yang terjangkau. Lalu gimana caranya? Cara penggunaan bahan ini untuk mengusir tikus yakni dengan menghancurkan kapur barus kemudian disebar di tempat tempat yang sering dilalui oleh tikus mudah kan?

Menggunakan steel wool

Cara ini bisa kalian lakukan dengan menutup lubang masuk tikus dengan steel wool lho..

Kok bisa sih?  karena bahan ini sangat sulit ditembus oleh gigi tikus. Caranya dengan menempelkan baja halus di tempat yang biasa dimasuki hewan pengerat ini. Jika tidak ada baja halus kalian bisa memasang jebakan tikus di lubang tersebut.

Gelombang utrasonik

Sebenarnya cara ini merupakan salah satu cara yang ampuh dan efektif untuk membuat tikus tikus tidak berani datang lagi. Gelombang ultrasonik juga sudah banyak diterapkan. Tapi, cara ini juga memiliki kekurangan yakni selain membutuhkan biaya yang cukup mahal, dalam jangka waktu ke depan jika tikus tikus sudah terbiasa dengan gelombang tersebut cara ini mungkin sudah tidak ampuh untuk mencegah serangan tikus. Jadi tidak bisa permanen yaa..

Minyak Mint

Gimana caranya mengusir tikus dengan minyak mint? Jadi guys, cara menggunakan minyak mint ini yakni dengan mengoleskan minyak mint di atas kertas atau tisu kemudian letakkan kertas atau tisu tersebut di tempat tempat yang sering dilalui oleh tikus sehingga tikus tidak akan berani datang lagi. Lakukan hal tersebut hingga tikus benar – benar tidak datang kembali.

Eitss..perlu kalian ingat cara cara tersebut hanya dapat kalian terapkan sementara lhi guys.. karena seperti yang kita tau tikus adalah salah satu hewan yang memiiki kemampuan adaptasi tinggi sehingga sangat sulit diatasi. Yang terpenting  tetap mengupayakan hidup bersih dan sehat di dalam rumah yaa.. Semoga bermanfaat 🙂


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *