Ga jarang lho, sering malah penyebab kerusakan pada genteng atau atap rumah adalah hal-hal yang sepele. Bisa karena keretakan kecil akibat sengatan matahari atau bahkan terjadi kesalahan kecil ketika proses pembangunan rumah.

Apapun itu, pastinya kita ga mau atap rumah kita bocor apalagi pas musim hujan. Pasti repotkan buat menampung dan membersihkan air hujan yang masuk rumah. Apalagi kalau hujan deras, bisa-bisa banjir tu rumah terus konslet deh, aduh wifi-nya mati ga bisa yutuban dong.

Maka dari itu, sangat penting buat kita untuk memiliki atap rumah yang jos. Perencanaan dan pemilihan atap akan berpengaruh terhadap ketahanan rumah. Sebaiknya pilih atap berdasarkan kebutuhan yang pas dengan  cuaca dan iklim tempat tinggal. Kalau dikata investasi nih, perlu pertimbangan matang untuk mendapatkan keuntungan jangka panjang.

Penyebab Kebocoran Pada Atap

Karena bersinggungan langsung dengan panas dan hujan, atap merupakan bagian rumah yang paling rawan untuk mengalami pelapukan. Bisa dimaklumi jika kita khawatir bilamana atap rusak kemudian terjadi kebocoran. Berikut ini adalah penyebab kebocoran pada atap rumah

1. Terlalu Landai

Desain atap umumnya miring supaya air hujan bisa langsung mengalir ke bawah. Lain halnya jika ternyata desain atap terlalu landai dan datar yang berpotensi menyebabkan tumpukan air hujan dalam jumlah besar. Akhirnya air yang menggenang tadi merembes keluar lewat celah-celah kecil atap.

Solusi untuk masalah tersebut adalah cukup dirubah desain atap agar lebih miring, biar air bisa los terjun bebas tanpa hambatan.

2. Longgar pada Atap

Setiap insan pasti pernah berbuat salah ya kan, jadi wajarlah kalau para pekerja melakukan kesalahan ketika proses pemasangan genteng/atap sehingga terjadi kelonggaran pada genteng/atap. Kalau sudah begitu solusi terbaiknya adalah memasang ulang genteng/atap yang longgar. Kita juga dapat menambahkan lapisan perekat supaya genteng/atap lebih kuat dan tidak longgar di kemudian hari.

3. Retak Rambut

Biasanya istilah ini dipakai untuk menggambarkan kondisi dinding atau atap rumah yang retak. Keretakan memang hanya sedikit, tidak terjadi dalam jumlah besar.

Namun, air tetap bisa merembes keluar melalui keretakan kecil tersebut. Hal ini bisa terjadi karena pelapukan yang terjadi pada atap atau dinding. Solusi dari masalah ini adalah kita harus menggunakan atap dengan material yang kuat dan solid.

4. Loteng Panas

Loteng yang terlalu panas juga bisa mengakibatkan kebocoran, apalagi pas lagi musim panas. Eh musim kemarau ding macem di eropah aja ya musim panas hehe. Kita bisa menggunakan ventilasi silang di bawah rongga atap atau memasang turbin serta menggunakan bahan insulasi untuk mengurangi dampak panas tersebut.

Cara Memilih Atap Yang Baik

Nah, sekarang buat kamu-kamu yang mau cari genteng/atap buat bikin rumah, ada berbagai hal yang harus kamu pertimbangkan untuk memilih atap rumah. Karena atap yang kuat dan tahan lama tentu dapat dilihat berdasarkan kualitas yang dimiliki. Simak tips berikut ini untuk mendapatkan atap rumah yang baik.

1. Utamakan Kualitas Atap

Jenis atap rumah ada bermacam-macam. Ada pula tingkatan kualitasnya walaupun masih dalam satu merk yang sama. Alangkah baiknya jika kamu pilih atap yang kualitasnya tertinggi di kelasnya. Bahan penyusun atap juga harus diperhatikan lho ya.

Kualitas atap berpengaruh besar terhadap kenyamanan rumah, jadi kalau urusan budget bisa dinomor duakan Lah ya, mahal dikit gapapa yang penting nyaman.

2. Iklim Dan Cuaca

Tidak ada salahnya mempertimbangkan aspek iklim dan cuaca di daerah tempat tinggal sebelum memutuskan untuk membeli atap rumah. Atap dari tembikar atau asbes bersifat menyerap panas dan tahan ketika hujan jadi cocok untuk kamu yang tinggal di daerah beriklim tropis.

3. Tambahkan Lapisan Anti Bocor

Setelah kamu mendapatkan atap yang berkualitas tidak ada salahnya untuk menambahkan cat pelapis di sela-sela atap yang dipasang. Bisa juga lho dioleskan langsung ke atapnya. Penambahan cat pelapis akan sangat berfaedah karena memperkuat ketahanan terhadap air hujan tanpa mempengaruhi kualitas atapnya ketika menerima sengatan cahaya matahari.

4. Hindari Menggunakan Atap Berbahan Kayu

Biasanya atap terbuat dari gerabah atau tembikar. Bahan dasarnya adalah tanah liat yang sudah dibakar. Tapi masih ada saja yang pake atap rumah dari kayu. Daya tahan kayu terhadap perubahan cuaca tergolong rendah jadi sebaiknya dihindari saja.

Demikian tips dari kami semoga bermanfaat.

Disadur dari rumah.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *