Kalau pas lagi musim kemarau ya atau pas lagi peristiwa equinox (matahari di atas khatulistiwa) rasanya beehh, kayak pengen meninggoy. Tapi kalau punya Ac atau kipas angin kan cukup membantu ya, kan tinggal colok langsung nyess.

Tapi pernah ga, kebayang bagaimana keadaan pas belum ada peralatan listrik ? Pasti orang-orang selalu mencari cara alternatif biar rumahnya tetap sejuk. Alternatif tersebut bisa juga kita terapkan buat menekan tagihan listrik kita.

Di sisi lain, pemakaian peralatan pendingin udara secara berlebihan tentu akan berdampak buruk. Mulai dari tagihan listrik bengkak, gangguan kesehatan, sampai pada masalah lingkungan. Nah, karena itulah di artikel ini kita akan membahas cara-cara alternatif bikin rumah sejuk tanpa bantuan listrik, cekidot kuy.

  • Bahan Pemantul Cahaya

 Gunakanlah warna terang baik itu cat dinding atau pada perabotan rumah karena warna terang punya potensi lebih tinggi untuk dapat memantulkan panas sinar matahari. Ditambah lagi warna-warna tersebut memiliki daya tarik atau keindahan tersendiri.

Jangan menggunakan warna gelap karena kita tahu beberapa warna gelap seperti hitam ketika terkena sinar matahari terindikasi menyerap panas.

  • Mengatur Jendela Rumah

 Biasanya yang paling gampang adalah dengan membuka jendela pas lagi panas-panasnya. Sesuai fungsinya kan jendela merupakan ventilasi ruangan yang berfungsi untuk sirkulasi udara. Udara panas keluar sedangkan udara dingin masuk. Sebaiknya jendela menghadap ke tempat terbuka sehingga sirkulasi udaranya lebih lancar.

  • Menanam Pohon

Cobalah untuk menanami pekarangan depan atau belakang rumah dengan pohon atau vegetasi hijau lainnya. Selain menyediakan udara bersih bagi lingkungan rumah, pepohonan rindang depan rumah juga turut menyerap panas. Ditambah akan menciptakan nuansa natural alam yang menyejukkan, baru diliat aja udah kerasa nyess.

  • Tanaman Merambat

 Kita bisa memanfaatkan tanaman merambat sebagai naungan. Tanaman merambat akan menaungi dinding bangunan dari paparan sinar matahari. Ga cuma itu, jenis tanaman ini ternyata mampu mengurangi fluktuasi suhu harian rata-rata hingga 50% melalui proses yang disebut evapotranspirasi.

Tapi kita tetep harus berhati-hati dalam memilih tanaman merambat yang akan digunakan, karena sebagian jenis tanaman ini berpotensi untuk menyebabkan kerusakan pada dinding rumah.

  • Pasang Tirai

Pasang tirai atau gorden di bagian ruangan yang sering terkena sinar matahari. Dengan adanya tirai ini panas yang diterima oleh ruangan bisa berkurang. Kita juga bisa menambahkan filter UV pada kaca jendela yang kerap kali diterpa sinar matahari. Dampak panas terhadap kenaikan suhu ruang secara berlebihan akan berkurang dengan adanya filter ini.

  • Memasak Di Luar Rumah

Outdoor cooking atau memasak di luar rumah. Sudah tentu dengan kita memasak diluar panas ruangan di dalam dapur atau ruang makan akan turun. Kegiatan memasak diluar ini bisa diterapkan di waktu-waktu tertentu, misal pas lagi taun baruan terus bikin acara bakar-bakaran di depan rumah bersama keluarga.

Disadur dari rumah.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *