Ada berbagai macam alasan kenapa kok rumah atau gedung direnovasi. Bisa karena udah rapuh terus diperkuat, bisa juga karena bangunan mau ditinggikan atau diperluas. Kalau diratakan ga mungkin ya itu namanya dirobohkan hehe.

Namun, ada sejumlah hal yang mesti diperhatikan sebelum Kamu merenovasinya. Biar renovasinya berjalan mulus bebas hambatan. Berikut adalah 3 hal yang harus dipertimbangkan sebelum Kamu merenovasi rumah:

Renovasi bangunan baik rumah ataupun gedung biasa dilakukan karena berbagai alasan. Di antaranya untuk memperkokoh bangunan yang sudah rapuh, atau Anda ingin kembali merancang bangunan untuk ditinggikan dan diperluas. Namun, sebelum merenovasi terdapat beberapa hal penting mesti diperhatikan. Tujuannya agar langkah renovasi dapat berjalan secara mulus dan tanpa hambatan.

Baca juga: Selain Anggaran, Ini Persiapan Penting Lain Sebelum Renovasi Rumah Berikut tiga hal yang perlu dipertimbangkan sebelum Anda memulai renovasi bangunan:

  1. Pertimbangkan semua opsi

Biasanya kerap kali Merenovasi bangunan jauh lebih murah daripada bangunannya dirobohkan dan kemuduan dibangun lagi dari awal atau bahkan pindah ke bangunan yang lebih besar. Tetapi tergantung pada keadaan bangunan Kamu saat ini, dan apa harapan Kamu secara keseluruhan.

Namun, alangkah baiknya sebelum merenovasi Kamu mempertimbangkan semua opsi. Misalnya opsi perbandingan harga, antara merenovasi, merobohkan atau merobohkan dan bangun lagi dari awal.

Jika tidak mempertimbangkan berbagai opsi, dikhawatirkan langkah renovasi justru menghabiskan biaya yang lebih tinggi ketimbang membangun kembali dari awal.

Tapi membangun kembali itu bisa juga lebih mahal. Karenanya, bicaralah dengan profesional di kedua sisi untuk mempertimbangkan pilihan Kamu.

  1. Berkonsultasi dengan ahlinya

Seperti yang disebutkan di atas, pertimbangkan untuk menggunakan jasa seorang arsitek, manajer proyek atau konsultan bangunan untuk mendiskusikan kemungkinan renovasi bangunan Kamu. Pokoknya ngobrol sama ahlinya ahli lah.

Dengan memanfaatkan jasa mereka, maka nantinya mereka bakalan membimbing skripsi Kamu, serta memberikan masukan terkait keinginan untuk merenovasi bangunan.

Bahkan, seorang profesional dapat memberikan saran opsi yang mungkin saja belum terlintas di pikiran Kamu, dan juga akan memandumu tentang cara menghemat uang jika budgetnya terbatas.

Seorang profesional juga bisa memberikan rekomendasi penyelesaian dan perlengkapan yang berpotensi menghasilkan penghematan besar ketika melakukan perpanjangan.

Ga cuman itu, Kamu juga dapat menanyakan terkait material yang dibutuhkan serta harga dari setiap material tersebut. Hal ini akan memberi Kamu gambaran yang lebih baik tentang bagaimana merencanakan anggaran untuk membeli material tersebut.

Bahkan sangat dianjurkan untuk mengkontak teknisi untuk menentukan kemungkinan struktural dari suatu perluasan, terutama jika Kamu berpikir untuk merobohkan, atau memindahkan dinding bangunan.

  1. Periksa regulasi

Ini juga tidak kalah penting, Kamu mungkin menemukan bahwa Kamu tidak dapat memperluas atau meningkatkan bangunan secara bebas. Tetapi ternyata ada aturannya, ada regulasi yang telah diatur oleh pemerintah dan harus dipatuhi oleh pemilik bangunan.

Hal ini berlaku untuk bangunan seperti rumah pribadi dan gedung. Untuk di negeri +62 ini, perizinan untuk renovasi maupun pembangunan rumah baru harus punya Izin Mendirikan Bangunan ( IMB).

Paling tidak ada tiga jenis IMB yaitu IMB untuk rumah baru, IMB renovasi rumah dan IMB untuk rumah lama. IMB ini harus dimiliki apabila pekerjaan renovasi rumah yang dilaksanakan sudah mencakup dan sampai ke proses mengubah lay-out (denah) rumah.

Misalnya jumlah kamar ditambah, kamar mandi disulap jadi ruangan lainnya, bongkar tembok supaya ruangan jadi lebih luas.

Lalu perubahan bentuk rumah secara menyeluruh sampai merubah bentuk rumah dan merubah fasad, penambahan luas bangunan baik ke atas maupun ke samping, kalau rumah bisa tumbuh ke samping ya hehe.

Dengan begitu sangat penting sekali untuk memeriksa peraturan sebelum Kamu mulai merenovasi. Jika perpanjangan atau renovasi dianggap ilegal oleh pemerintah setempat, maka Kamu bisa dipaksa untuk merubuhkannya kembali, malah ambyar kan.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *