KPR BRI bisa jadi solusi buat kamu-kamu yang lagi nyari kredit perumahan yang memiliki bunga ringan buat beli rumah. Bank BRI memiliki jaringan bank yang luas karena mencapai pelosok Indonesia dan juga salah satu penyedia KPR yang menawarkan suku bunga kompetitif. Jenis-jenis KPR BRI antara lain adalah KPR subsidi dan KPR non subsidi. Jika dibandingkan dengan bank lain syarat pengajuannya pun relatif lebih mudah.

Jenis-Jenis KPR BRI

  • KPR BRI Subsidi

Jenis KPR ini ditujukan buat temen-temen dari kalangan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) dengan menawarkan suku bunga 5% hingga masa tenor selesai. Jadi dengan KPR BRI subsidi ini, siapapun bisa memiliki hunian tanpa memandang latar belakang lho.

Dengan KPR BRI subsidi, siapapun bisa mempunyai hunian idaman tanpa memandang latar belakang, lo!

Pasalnya, jenis KPR ini ditujukan untuk masyarakat MBR dengan menawarkan suku bunga 5% hingga masa tenor selesai.

Untuk KPR jenis ini ketentuannya disesuaikan dengan aturan pemerintah yang berlaku.

  • KPR Non Subsidi

Jenis KPR ini ditujukan untuk temen-temen yang tidak termasuk dalam golongan masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), beda dengan yang subisidi.

Pasalnya, ketentuan bunga KPR ini adalah floating alias mengambang, dengan bunga fixed 1 tahun pertama sebesar 6,5% dan bunga fixed 3 tahun pertama sebesar 9,5%. Masa tenor cicilan KPR ini pun bisa sampai 20 tahun.

KPR non subsidi ini bisa digunakan buat beli rumah komersil, baru atau bekas, asalkan pihak developer/ pengembang harus sudah memiliki kerja sama dengan BRI.

Syarat Pengajuan KPR BRI

Nah, berikut ini adalah syarat dan ketentuan yang harus dipenuhi untuk dapat mengajukan kredit pemilikan rumah BRI:

  • Mengisi formulir aplikasi KPR BRI
  • Warga Negara Indonesia (WNI)
  • Membuka rekening BRItama
  • Memiliki usia minimal 21 tahun atau sudah menikah
  • Lokasi tempat tinggal/lokasi bekerja/usaha/praktik debitur berada di kota yang sama dengan KC/KCP berada
  • Lampirkan dokumen yang diminta untuk kelengkapan aplikasi kredit

Syarat Dokumen KPR BRI

Sedangkan syarat dokumen untuk mengajukan KPR BRI antara lain sebagai berikut:

  • Fotokopi Kartu Tanpa Penduduk (KTP)
  • Fotokopi Kartu Keluarga (KK)
  • Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP)
  • Pas foto terbaru pemohon suami dan istri (bila sudah menikah)
  • Surat keterangan gaji

Selain itu, untuk pemohon KPR subsidi perlu menyiapkan dokumen tambahan seperti berikut:

  • Fotokopi SK terakhir pegawai tetap
  • Surat keterangan gaji per bulan atau slip gaji
  • Surat keterangan atau rekomendasi dari perusahaan (bila perlu)
  • Menyerahkan surat permohonan

Dokumen Pengajuan KPR BRI

Dokumen yang dibutuhkan digolongkan berdasarkan jenis pekerjaan tiap nasabah, jadi bagi tiap nasabah dokumen pengajuannya bisa beda-beda.

Berikut adalah tabel rincian dokumen yang dibutuhkan oleh nasabah. Dilansir dari lifepal.co.id

Dokumen/Jenis PekerjaanKaryawanWirausahaProfesional
Form Aplikasi Kredit
Fotokopi KTP, Kartu Keluarga, Surat Nikah/Cerai
Pas Foto Terbaru Pemohon & Pasangan
Fotokopi Slip Gaji Terakhir atau Surat Keterangan PenghasilanXX
Fotokopi SK Pengangkatan Pegawai TetapXX
Fotokopi Tabungan/Giro di BRI/Bank Lain min. 3(tiga) Bulan Terakhir
Fotokopi SPT Pph Ps.21
Fotokopi NPWP
Fotokopi Akta Pendirian Perusahaan Berikut Perubahannya, SIUP, TDP & SITUXX
Fotokopi Izin-Izin PraktekXX
Fotokopi SHM/SHGB/ dan IMB

Biaya Pengajuan KPR BRI

Kamu harus melakukan pembayaran ketika mengajukan KPR berupa:

  • biaya provisi 1% dari total pinjaman;
  • biaya administrasi 0,1% dari total pinjaman yang telah disetujui;
  • biaya asuransi; dan
  • biaya akad. Cara supaya KPR BRI cepat disetujui

Lakukanlah langkah-langkah berikut ini supaya KPR nya cepat disetujui.

  • Melengkapi Dokumen

Jangan pernah meninggalkan satu dokumen pun ketika sedang mengajukan KPR. Ini adalah syarat yang harus/ kudu/ wajib dilengkapi jika Kamu ingin mengajukan KPR BRI. Pasalnya, jika Kamu melewatkan dokumen yang telah disyaratkan maka pihak bank akan menolak pengajuanmu .

  • Penuhi Syarat dan Ketentuan Bank

Ga cuma melengkapi dokumen, kamu pun juga harus memenuhi syarat dan ketentuan bank. Misalnya, kamu harus memenuhi syarat batasan minimal usia, ya kali belum baligh udah KPR an wkwkwk.

Terus jangan pernah lupa soal maksimum angsuran per bulan yang tidak boleh lebih dari 30% dari total gaji Kamu.

  • Memahami Aturan yang Berlaku

Kamu perlu memahami segala aturan yang ada, harus tau cara mainnya. Salah satu contohnya, kamu harus mempersiapkan anggaran biaya selain DPR rumah, seperti biaya pajak penjualan, biaya notaris, biaya provisi, biaya asuransi, dan biaya lainnya.

Disadur dari 99.co


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *