Tidak sedikit ternyata orang yang bingung mau mematok harga berapa buat menjual rumahnya, salah-salah malah rugi. Apalagi kalau ternyata eh ternyata, harga rumah yang terjual jaauuuhh dibawah yang diinginkan, duh duh duuhh, eman tenan cah.

Tapi tenang saja wahai jiwa-jiwa pencari cuan yang budiman, berikut adalah sejumlah trik-trik yang bisa dilakukan sebelum menjual rumah, cekidot skuy:

  1. Ketahui Prospek Pasar

Searching dulu biar tahu harga yang layak buat rumah yang mau dijual. Kamu bisa cari informasinya lewat berbagai sumber soal Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) untuk menetapkan harga jual.

Bisa lewat mbah gugel, portal jual-beli properti, marketplace, sosmed (ig dan fesbuk misalnya). Atau Kamu juga bisa mengecek harga-harga rumah di sekitaran tempat tinggal.

Ingat, camkan juga bahwasanya rumah adalah salah aset yang harganya jarang sekali turun. Biasanya makin lama malah makin mahal. Dengan begitu kan, Kamu punya banyak sekali pertimbangan sekaligus perbandingan sebelum memasang harga berapa.

  1. Budget Renovasi

Kalau sudah dapat harga pasaran rumahnya, langkah selanjutnya adalah menyiapkan budget buat renovasi. Tujuannya supaya rumah Kamu dalam kondisi baik, biar nantinya tidak mempengaruhi perubahan harga yang telah kamu tetapkan sebelumnya.

Untuk mengetahui berapa biaya yang dibutuhkan, Kamu bisa mengecek titik-titik kerusakan mana saja yang butuh diperbaiki. Dengan begitu Kamu bisa menentukan mau diperbaiki sendiri atau butuh jasa kontraktor apabila memerlukan perbaikan signifikan.

  1. Bersihkan dan hiasi rumah

Rumah yang akan dijual kondisinya dibiarkan begitu saja apa adanya tentu bukanlah langkah yang tepat. Orang yang mau beli pasti kan ngecek dulu kondisi rumahnya. Jadi, bisa saja calon pembeli menemukan celah yang bisa dimanfaatkan untuk menawar harga.

Hal-hal seperti renovasi, pembersihan hingga menghiasi rumah agar terlihat menarik adalah hal yang perlu dilakukan. Misalnya, menambal tembok yang sudah rusak dan pecah, mengecat ulang tembok, membersihkan seluruh ruangan tanpa terkecuali, menambah aksesori seperti lukisan, pajangan, miniature, vas bunga dan lain sebagainya.

Area luar rumah seperti selokan, halaman rumah serta rumput-rumput yang bergoyang juga perlu dibersihkan lho. Bagian depan rumah juga bisa Kamu hias dengan menambahkan tanaman hias atau pohon yang bisa menjadi daya tarik calon pembeli.

  1. Buang barang rusak dan tak terpakai

Ini juga ga kalah penting, pastikan barang-barang rusak atau tak terpakai tidak ada yang berserakan di dalam rumah sebelum rumahnya Kamu jual, kalau perlu buang. Misal sepatu yang sudah jebol, naskah skripsi yang disilang indah sama dosen, atau mm..mantan mungkin hehe.

Barang-barang rusak dan tak terpakai hanya menganggu pemandangan saja, setelah dibuangkan jadi plong, lebih fresh, dan lebih lega tentunya. Kamu juga bisa merubah posisi atau penampilan rumah seperti dengan mengatur ulang tata letak furnitur, meja makan, lemari TV, kasur dan lain-lainnya.

  1. Siapkan dokumen rumah Anda

Beli rumah itu ga kaya beli cilok yang tinggal bayar, beli rumah beda, ada prosesnya, ada dokumen-dokumen yang harus disiapkan. Nah, kalau Kamu mau jual rumah Kamu harus merapikan semua dokumen mengenai rumah seperti sertifikat hak milik (SHM) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Lengkapi semua dokumen-dokumen yang kurang supaya memberikan kemudahan untuk calon pembeli. Tentunya kelengkapan dokumen akan menjadi nilai plus bagi calon pembeli. Pasalnya, setiap pembeli ingin membeli rumah yang tidak bermasalah.

  1. Tawarkan harga yang sesuai

Setelah semua upaya sudah dilakukan, Kamu akan mudah dalam memasang harga jual rumah. Harga jual rumah adalah salah satu faktor penentu dalam penjualan.

Bisa jadi pembeli tertarik dengan rumahnya tapi kalau harganya terlalu tinggi, ya pasti mikir-mikir lagi dong. Tapi kalau harga terlalu rendah, malah Kamunya yang rugi. Jadi, pasanglah harga yang pas, ga kemahalan dan ga kelewat murah.

  1. Temukan Agen

Walaupun Kamu yakin bakalan menjual rumah itu sendiri, seperti memasang banner atau poster, ada baiknya Kamu mempertimbangkan jasa agen properti perumahan. Mereka adalah pada “pro player ” yang punya banyak koneksi, punya banyak sekali calon pembeli.

Dengan begitukan lebih memungkinkan rumah Kamu cepat laku atau kalau enggak minimal peminatnya banyak. Kan prinsipnya semakin banyak peminat semakin besar pula kesempatan untuk memilah dan memilih calon pembeli yang cocok.

Demikianlah trik-triknya, semoga bermanfaat dan sukses meraih cuan, ciao

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *