Sampah plastik memang menjadi masalah di seluruh dunia, gak cuman di negeri +62 aja, tapi di mana-mana. Dan sampah plastik ini juga turut berkontribusi dalam kondisi lingkungan yang makin krisis lho.

Sebenarnya sudah ada banyak pihak yang sadar akan hal itu dan mencoba berinovasi dengan mendaur ulang sampah plastik tersebut, baik itu dibikin tas, baju, atau furnitur. Tapi ada yang unik nih gaes, kebayang gak sih bikin batu bata tapi dari plastik ? Kebayang gak tuh nanti rumahnya jadi kek gimana ? Hmm.

Adalah seorang perempuan bernama Nzambi Matee (29) founder Gjenge Makers, sebuah startup yangmendaur ulang sampah plastik menjadi batu bata. Batu bata ciptaannya pun diklaim lebih kuat dari beton.

Nzambi Matee merupakan lulusan jurusan ilmu material dan pernah bekerja di industri minyak Kenya sebagai insinyur. Berangkat dari keresahannya akan hidup berdampingan dengan sampah plastik, Ia pun berhenti dari pekerjaannya pada tahun 2017 untuk memulai membuat dan menguji paver dengan kombinasi plastik dan pasir.

Matee bereksperimen dengan bahan limbah plastik yang Ia dapatkan secara gratis dari pabrik pengemasan maupun yang Ia beli dari sesama pendaur ulang. Dari eksperimen ini lah Matee memahami jenis plastik yang cocok untuk dijadikan batu bata.

Bersama dengan perusahaannya Gjenge Makers, Matee memulai pengembangan mesin prototype yang dapat mengubah plastik bekas menjadi batu bata. Saat ini mereka dapat memproduksi 100 – 1.500 bata untuk dijadikan paving block.

Kedepannya Matee berharap inovasinya mampu menjadi material utama dalam mendirikan sebuah bangunan. Inovasi Matee pun sudah menuai respon positif, inovasinya sangat dihargai dan diakui lantaran memiliki kualitas dan harganya pun sangat terjangkau.

It is absurd that we still have this problem of providing decent shelter – a basic human need,” ungkap Matee. “Plastic is a material that is misused and misunderstood. The potential is enormous, but its after life can be disastrous.”

We must rethink how we manufacture industrial products and deal with them at the end of their useful life,’ tutur Soraya Smaoun yang merupakan seorang ahli dalam teknik produksi industri dengan UNEP. “Nzambi Matee’s innovation in the construction sector highlights the economic and environmental opportunities when we move from a linear economy, where products, once used, are discarded, to a circular one, where products and materials continue in the system for as long as possible.”

Paving block bikinan Gjenge Makers ini memiliki berbagai macam warna, ada merah, biru, dan warna lainnya serta ketebalannya pun juga beragam dari 30 mm hingga 60 mm. Batu bata dengan bahan dasar plastik ini pun juga kuat lho, lantaran terbukti dapat menahan dua kali ambang batas berat balok beton.

Oh ya, Gjenge Makers ini juga menjadi berkah lantaran telah membuka 112 peluang kerja bagi pemulung, perempuan, kelompok pemuda serta hingga detik ini telah berhasil mendaur ulang lebih dari 20 ton limbah plastik lho gaes, wow.

Disadur dari whiteboardjournal.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *