Tentunya banyak orang mendambakan untuk bisa memiliki rumah impiannya, apalagi beli rumahnya secara tunai atau cash, like a boss banget kan. Memang, beli rumah secara cash pada akhirnya dari segi biaya akan lebih hemat ketimbang dengan kredit, pasalnya kredit pasti ada biaya-biaya tambahan lainnya termasuk bunga.

Namun, meski demikian tetap ada lho plus minusnya atau kelebihan dan kekurangan membeli rumah secara cash. Nah, untuk lebih jelasnya cekidot skuy.

Kelebihan

Dengan membayar secara cash maka Kamu gak akan perlu dipusingkan dengan bayar cicilan beserta bunganya, toh namanya juga sudah lunas.

Proses pembelian rumah secara kontan juga jauh lebih cepat ketimbang secara kredit. Kamu juga gak perlu khawatir soal skor kredit atau pemeriksaan rasio hutang terhadap pendapatan, toh duitnya udah ada tinggal bayar. Oh ya, Kamu juga dapat menghemat biaya penutupan karena tidak perlu lagi khawatir tentang asuransi kewajiban,dan lain sebagainya.

Kamu berkesempatan mendapatkan harga yang lebih murah ketika bernegosiasi lantaran di mata agen Kamu menjadi pembeli yang sangat menarik perhatian.

Segera setelah rumah resmi jadi milikmu, Kamu bisa bebas melakukan apa aja yang Kamu inginkan terhadap rumahmu. Mau direnovasi, diperluas, atau bahkan dijual kembali. Rumahmu juga bisa lho dijadikan jaminan pinjaman semisal Kamu mengalami krisis keuangan, bahkan pinjaman uang dapat mencapai limit 100 persen.

Kekurangannya

Menginvestasikan sebagian besar keuangan dalam satu langkah dapat berisiko. Memang Kamu gak perlu lagi mikir soal cicilan, tetapi ingat, aset real estat tidak likuid, artinya Kamu gak bisa serta-merta memanfaatkannya.

Semisal terjadi emergency, akhirnya Kamu memutuskan menjual rumah tetapi butuh waktu berbulan-bulan sebelum rumah Kamu bisa terjual.

Kamu juga akan kehilangan poin pada skor kredit membeli rumah. Hal ini dapat mempengaruhi skor kredit dalam jangka panjang. Agen pemberi pinjaman lebih memilih peminjam dengan portofolio hutang yang beragam, dan memiliki perbaikan kewajiban dengan mudah.

Selain itu, Kamu juga akan Kehilangan leverage keuangan Pasar real estat terus berfluktuasi, depresiasi harga seiring berjalannya waktu, dan sebagai akibatnya rumah Anda juga akan kehilangan nilainya.

Ini bakalan jadi masalah jika Kamu mempertimbangkan untuk menjual rumah, karena akan dinilai dengan harga yang lebih rendah daripada yang Kamu setorkan pada awalnya.


Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *