Tentunya semua orang pengen punya rumah sendiri. Cuman ya itu, rumah baru harganya tinggi bet gak tanggung-tanggung, jadi wajar kalau banyak orang lebih memilih tinggal di kontrakan atau kos-kosan.

Tapi tenang aja, sebenarnya ada solusi yang lain yaitu membeli rumah bekas yang sudah tua. Bisa jadi ini adalah solusi yang cerdas karena pasti harganya lebih murah dibandingkan dengan rumah baru di area yang sama dengan ukuran yang sama pula, cocok banget kan buat Kita-kita yang minim budget, hehe.

Rumah tua juga cocok buat Kamu yang ingin punya halaman rumah yang luas. Umumnya harga tanah masih murah ketika rumah dibangun jadi wajar aja dong kalau ada taman di depan dan belakang rumah.

Coba bandingkan aja dengan kebanyakan rumah baru yang rata-rata dibangun di atas lahan yang lebih kecil sehingga lebih menekankan pada penggunaan lahan. Ditambah lagi rata-rata rumah baru bentuknya sama semua, mirip-mirip gitu lhoh.

Beda dengan rumah lawas yang desainnya lebih beragam karena menyesuaikan dengan keinginan sang pemilik. Tapi, meski begitu tidak selamanya beli rumah tua itu menyenangkan.

Ya namanya juga rumah tua, otomatis sistem dalam rumah tersebut juga tua, tidak sesuai dengan perkembangan zaman. Misalnya gak ada AC-nya, sekalinya ada AC-nya boros listrik yang akhirnya bikin tagihan listrik membengkak.

Belum lagi saluran air yang sudah tua dan gampang bocor sehingga mau gak mau Kamu harus memperbaikinya. Masalah lainnya adalah soal tampilan rumah tua yang tidak estetik disertai pemilihan furnitur serta dekorasi ruangan sudah ketinggalan zaman. Belum lagi kalau angker ya kan, hihihihi.

Kamu harus rela merogoh kocek lebih dalam untuk menghilangkan kesan angker dan kusam supaya bisa mendapatkan rumah yang terkesan lebih modern. Misalnya dengan membeli perabotan baru atau melakukan pengecatan ulang.

Jadi intinya begini, pada dasarnya membeli rumah tua atau baru pasti sama-sama memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Tinggal bagaimana Kamu menyesuaikannya dengan kebutuhan serta budget yang Kamu miliki, cari mana yang lebih cocok.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *