Sudah tentu bahwasanya dapur adalah salah satu bagian terpenting dalam rumah walaupun terkadang lokasinya tersembunyi. Selain itu, dapur juga pastinya sangat aktif lantaran kalau Kita sedang memasak pastinya Kita akan bergerak kesana-kemari, sibuk banget lah pokoknya.

Maka dari itu, penting untuk Kita menata dapur sedemikian rupa supaya lebih aman dan nyaman. Salah satu elemen dapur yang berpengaruh terhadap suasana dapur adalah lantai dapur. Kita harus memilih lantai dapur ya tahan terhadap segala kemungkinan kerusakan dan menarik secara estetika, biar aman dan nyaman tentunya.

Nah, Kita ada nih beberapa pilihan lantai dapur yang bisa Kamu pilih, cekidot skuy!

1. Ubin Keramik yang Klasik

Ini nih material yang paling banyak dipakai, apalagi yang warna putih, pokoknya material sejuta umat deh. Wajar aja, karena ubin memang punya ketahanan yang bagus terhadap panas, air, dan bahan kimia, serta mudah dibersihkan lagi.

Namun, Kamu juga bisa lho untuk menyesuaikan dengan tampilan desain dapurmu supaya tampak lebih serasi dan enak dipandang.

2. Lantai Dapur Kayu

Kamu bisa mengaplikasikan lantai kayu ke berbagai gaya desain. Kamu kasih gaya rustic pasti bakalan sangat keren atau gaya industrial pasti hasilnya akan terlihat kontras dan indah.

Tapi ingat, material ini butuh penanganan ekstra dan khusus untuk perawatannya. Kamu harus rajin-rajin memberi pelapis pada kayu supaya tidak ada goresan atau noda bekas air serta pastikan Kamu memberikan bantalan di bawah kaki meja supaya tidak ada goresan bekas kaki meja.

3. Batu Alami

Batu alami ini bisa dibilang sangat tepat untuk dapurmu karena memiliki ketahanan yang baik, material ini tahan terhadap air dan noda sehingga pas banget buat dapurmu. Ditambah lagi pilihannya yang beragam dan bisa Kamu kreasikan sesukamu.

Kamu bisa menggunakan batu granit yang karakternya keras dan kuat. Bisa juga batu marmer, material yang paling populer walaupun membutuhkan perawatan khusus karena memang lebih sensitif ketimbang granit.

4. Pilihan Lantai Linoleum

Material ini berupa campuran bahan gabus atau serbuk kayu, minyak biji rami, serta goni (serat dari tanaman). Linoleum ini anti statis, tidak membuat licin, serta perawatannya yang mudah. Ditambah lagi pilihannya yang beragam tentu bisa dikreasikan sesuai keinginan.

Namun, untuk pemasangan lantai ini harus menggunakan perekat khusus serta harus diserahkan kepada ahlinya. Jika pemasangannya baik dan benar lantai ini bisa bertahan puluhan tahun. Linoleum juga dapat meminimalkan kerusakan pada lantai dengan pelapis anti abrasi halus.

5. Papan Kayu Vinyl

Lantai jenis ini kerap dipilih banyak orang dan wujudnya juga hampir sama dengan potongan lantai kayu. Material ini harganya relatif terjangkau sehingga bikin Kamu makin hemat serta mudah dibersihkan. Perawatannya pun juga mudah tinggal Kamu berikan plitur pada permukaannya agar lebih awet

6. Lantai Ubin Vinyl

Ubin vinyl sangat mirip dengan ubin keramik klasik, hanya saja permukaan ubin vinyl lebih menyerupai marmer dan sudah tentu dapat membuat interior dapur Kamu makin ciamik.

7. Lantai Laminasi Kayu

Material ini sebagai alternatif material kayu asli. Tekstur sambungan yang mirip dengan potongan-potongan kayu yang berbeda beserta serat-seratnya. Kamu bisa menggunakan lantai laminasi yang menyerupai kayu asli atau berwarna cerah agar dapur Kamu tidak suram-suram amat.

Untuk membersihkannya pun cukup mudah, cukup dilembabkan saja tidak perlu benar-benar basah. Karena kalau terlalu basah malah repot, laminasi kayu berisiko menonjol atau memicu kerusakan permanen. Untuk memperbaikinya pun harus susah payah, jadi Kamu butuh pertimbangan yang matang kalau Kamu mau menggunakan material ini.

Nah seperti itulah tipsnya sobat, semoga bermanfaat.

Disadur dari cantik.tempo.co


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *