Mengetahui ukuran tanah dan bangunan adalah hal yang penting karena dapat membantu merancang interior rumah atau menetapkan harga yang sesuai apabila hendak dijual.

Sebenarnya mudah kok untuk menemukan ukuran luas tanah dan bangunan, bisa dengan cara manual menggunakan rumus atau menggunakan software. Untuk lebih jelasnya, cek ulasan berikut ini!

1. Rumus Matematika

Tentunya Kita harus tahu dulu dong bentuk tanah Kita agar bisa mengaplikasikan rumus luas yang tepat. Semisal bentuknya persegi panjang maka kita gunakan rumus panjang kali lebar. Kalau bentuknya segitiga atau lingkaran maka Kita tinggal menggunakan rumus yang sesuai.

Tapi kalau bentuknya tidak beraturan bagaimana ?

Memang lebih sulit tapi tenang aja ada caranya kok. Biasanya bentuk tidak beraturan dibagi dulu jadi beberapa bagian segitiga. Kemudian jumlahkan luas dari setiap bagian segitiga, nah ketemu kan.

2. Cara Menghitung Luas Bangunan dengan Software

Kita juga bisa memanfaatkan software seperti Microsoft Excel agar memudahkan Kita dalam melakukan perhitungan.

Cara menghitung akar pada Microsoft Excel menggunakan rumus = SQRT (angka). Jika sudah ketemu hasilnya, bisa Kita jumlahkan dengan rumus =SUM (rentang data).

Selain Ms.Excel Kita bisa menggunakan aplikasi Autocad. Aplikasi Autocad sendiri bermacam-macam dan salah satu yang paling populer adalah software bernama DraftSight. Lisensi serial number software ini gratis, jadi gak mengherankan kalau banyak yang download.

Cara menggunakannya seperti ini:

  • Gunakan poly line untuk membuat gambar denah dengan agar seluruh garis saling menyatu.
  • Klik garis yang telah digambar agar ter-block semuanya, dapat terlihat dari garis yang semula terlihat lurus berubah menjadi putus-putus.
  • Ketik ‘li’ pada command section, kemudian tekan tombol enter padakeyboard dan keluar halaman baru yang menginformasikan area dari tanah yang telah digambar.
  • Ingat, kamu harus punya skill kemampuan menggambar yang mumpuni ya, sebab kalau salah nanti malah bikin perhitungannya menjadi tidak akurat.

Ketentuan Struktur dan Ukuran Bangunan

Jika Kita mempunyai ruangan dengan teras rumah seperti balkon atau mungkin mezanin, maka perhitungannya bisa berbeda.

Ditambah lagi masih ada beberapa hal yang juga wajib diketahui sebagai seorang pemilik bangunan, seperti berikut:

  1. Luas lantai ruangan, biasanya dihitung sampai batas dinding keluar. Apabila berbatasan dengan ruangan lain, maka dihitung dari tengah-tengah dinding sampai dinding berikutnya.
  2. Ruangan yang tertutup atap dengan keadaan dindingnya lebih tinggi dari 1,20 meter persegi dari lantai atasnya, maka perhitungan harus dilakukan secara penuh 100 persen. Apabila kurang dari 1,20 m2, maka hanya diperhitungkan sepenuhnya saja.
  3. Sebagai contoh, sebuah ruangan dengan ukuran 3 x 4 m2, maka luasnya adalah 12 m.
  4. Semua itu umumnya diperkenankan dari Koefisien Dasar Bangunan (KBD) yang telah ditentukan oleh daerah tersebut.
  5. Untuk sebuah teras beratap dengan sebagian dindingnya mempunyai ketinggian lebih dari 1,20 m2 maka perhitungannya adalah 60 persen ruangan bawah tanah dengan luas tanahnya dihitung 100 persen.
  6. Oversteak seperti balkon dengan sebuah dinding pagar yang tidak terlalu tinggi, lebih dari 1,20 m2, maka tidak akan diperhitungkan luasnya.

Disadur dari 99.co


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *