Galvalum adalah salah satu jenis bahan bangunan yang banyak digunakan masyarakat sebagai material atap rumah. Bobotnya yang ringan tetapi kuat dan cenderung tahan lama membuat materail ini banyak digandrungi sebagai konstruksi dan bahan bangunan.

Ditambah lagi harganya yang lumayan murah serta aman dari serangan rayap, jadi makin disenangi kan.

Tapi, dibalik semua itu ternyata atap galvalum juga dapat membahayakan. Untuk lebih jelasnya langsung saja simak ulasan berikut ini!

Dapat Menghantarkan Listrik

Pada Januari 2020, viral sebuah video di mana seorang pria naik ke atap, tak lama kemudian terdengar teriakan dan dikabarkan meninggal dunia. Diketahui pria tersebut meninggal ketika sedang membetulkan atap galvalum.

Kejadian serupa pun juga terjadi di Jepara yang mana korbannya adalah anak-anak yang diduga meninggal dunia lantaran sebuah rumah menggunakan galvalum sebagai konstruksinya.

Kok bisa begitu ? Bagaimana ceritanya sih ?

Tak lain dan tak bukan, ternyata penyebabnya adalah listrik. Material galvalum ini adalah metal sehingga bisa menghantarkan listrik.

Kejadian yang menimpa bocah di Jepara dikarenakan adanya kabel listrik yang tidak sengaja terkelupas dan menempel pada si baja ringan, alhasil aliran listriknya mengalir ke semua rangkaian galvalum tersebut.

Rata-rata kejadian seseorang meninggal yang berkaitan dengan galvalum selalu berhubungan dengan rangkaian listriknya. Jadi hati-hati ya guys.

Memang sudah ada korban yang berjatuhan, tetapi bukan berarti Kita tidak bisa menggunakan bahan ini. Kita ada nih tips-tipsnya buat mengurangi bahaya atap galvalum.

Tips Untuk Mengurangi Bahaya Atap Galvalum

Yang perlu diperhatikan adalah instalasi listrik di rumah. Berikut adalah sejumlah hal yang harus diperhatikan betul-betul jika hendak menggunakan galvalum, baik sebagai atap atau konstruksi bangunan:

1. Pastikan Sambungan Listrik Aman

Pastikan Kamu sudah mengecek kualitas sambungan-sambungan listrik di rumah sebelum memasang galvalum. Kalau perlu Kamu bisa memakai pipa atau bahan pembungkus yang berkualitas agar kabel dan listrik terlindungi.

2. Perhatikan Listrik ketika Pemasangan Galvalum

Pada rumah baru, periksakan kelayakan kelistrikannya sebelum disambungkan ke PLN. Kamu juga bisa memasang semacam alat pemutus sirkuit listrik di rumah untuk mencegah hal-hal buruk.

3. Perhatikan Rangkaian Listrik

Kamu harus memerhatikan rangkaian listriknya juga menggunakan galvalum. Jangan sampai terjadi hal-hal seperti kabel listrik yang terkelupas kemudian bersinggungan dengan galvalum.

Kamu juga dapat berkonsultasi mengenai hal ini kepada ahlinya terkait pemakaian galvalum untuk memastikan semuanya aman.

Galvalum sendiri sebenarnya sangat aman asalkan aliran listriknya bisa diatur sedemikian rupa.

Demikianlah ulasan Kami, semoga bermanfaat.

Disadur dari 99.co


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *