Salah satu tantangan dalam membeli rumah impian Kamu adalah munculnya pesaing yang juga mengincar rumah yang Kamu impi-impikan. Kalau sudah begitu pasti ada yang namanya adu penawaran.

Mungkin buat Kamu yang baru beli rumah pertama kali bakalan kaget dan bingung. Tapi tenang aja guys, Kita ada nih tips yang ampuh biar Kamu bisa menang proses negoisasinya. Cekidot skuy!

7 Tips Negosiasi dengan Pemilik Rumah Dijual

1. Tanyakan Persyaratan Khusus

Kamu bisa mengontak agen yang menangani penjualan properti tersebut sebelum Kamu mengajukan penawaran. Tanyakan apakah ada syarat khusus seperti lama pembayaran misalnya.

Jika Kamu menyanggupi untuk memenuhi persyaratan tersebut tentunya penawaranmu bakalan lebih diingat oleh si agen penjual ketika bertatap muka dengannya.

2. Berhubungan dengan Pemilik Rumah Dijual Secara Personal

Buatlah dirimu selalu diingat oleh pemilik rumah yang dijual. Ketika berkomunikasi, sentuhlah sisi personal penjual. Sampaikan perihal kekaguman terhadap properti yang dijual.

Tapi ingat, pujian dan komentar tersebut harus dilakukan tulus dan apa adanya, salah-salah malah penjual berpikir “ah ini cuma basa-basi aja”.

3. Kesiapan Finansial

Berikan informasi pernyataan transaksimu di bank untuk menunjukkan kestabilan finansialmu atau Kamu bisa menunjukkan pernyataan bank penyedia kredit kalau Kamu sudah lolos proses pengecekan dari Bank Indonesia (BI).

Ini gak kalah penting lantaran faktor kesiapan finansial menjadi pertimbangan penting bagi penjual. Biasanya penjual bakalan menyelesaikan proses penjualan secepat mungkin.

4. Tingkatkan Jumlah DP

Ajukan uang muka yang lebih besar untuk mengamankan transaksi jual beli properti. Asalkan Kamu punya cadangan uang tunai yang cukup, kalau enggak ya gak usah mekso nanti malah repot sendiri.

Ini akan membuatmu jadi lebih menonjol ketimbang calon pembeli yang lain. Pemilik rumah pun akan semakin yakin dengan keseriusanmu.

5. Tahu Kapan Harus Berhenti Ketika Tawar-menawar

Umumnya penjual tidak suka proses tawar-menawar yang berlarut-larut. Kamu memang berhak untuk menawar harga selama proses jual beli, tapi Kamu juga harus tahu kapan harus berhenti, melanjutkan atau membatalkan transaksi.

6. Perhatikan Waktu Negosiasi Kedua

Ambil waktu sejenak sebelum perjanjian beli rumah sah dilakukan. Pikirkanlah keyakinanmu soal harga yang sudah ditawarkan oleh penjual. Bandingkan dengan harga rata-rata properti di lingkungan sekitar. Ini supaya Kamu tidak menyesal di kemudian hari.

7. Permudah Proses Tawar-menawar

Jangan meminta hal yang rumit kepada penjual semisal meminta agar dinding rumah dicat ulang atau dapur dan kamar mandi direnovasi. Kemungkinan tawaran Kamu bakalan ditolak walaupun Kamu sudah mengajukan harga yang baik.

Ingat, dalam urusan berburu properti jangan terlalu baper. Kalau kalah saing dengan calon pembeli lainnya ya gak usah stres.

Hati-hati kalau stres nanti bisa kebawa ke kesempatan yang lain, bisa-bisa Kamu mengambil secara impulsif ketika menemukan properti lainnya karena takut gagal.

Demikianlah tips dari Kami, semoga bermanfaat.

Disadur dari 99.co


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *