Dalam pembangunan rumah, 2 jenis bata yang kerap digunakan adalah bata merah dan bata ringan. Kedua bata ini memiliki karakternya masing-masing yang disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan pemilik rumah.

Bata merah terbuat dari tanah liat dan berwarna kemerah-merahan. Sedangkan bata ringan terdapat campuran alumunium di dalamnya dan berwarna keabu-abuan, serta ukurannya jauh lebih besar ketimbang bata merah.

Untuk lebih jelasnya, cek ulasan artikel berikut ini!

Kelebihan Bata Merah

Pemasangan bata merah lebih mudah ketimbang bata ringan karena prosesnya tidak membutuhkan keahlian khusus. Dalam proses pemasangannya pun bata merah juga tidak memerlukan perekat khusus, berbeda dengan bata ringan.

Ukurannya yang kecil membuat bata merah lebih mudah dipindahkan dalam jumlah yang banyak, sepeti ketika pengangkutan bata ke area bangunan rumahmu.

Ukurannya yang kecil juga menjadikannya cocok dalam bidang yang kecil serta membuat harganya cenderung lebih murah, walaupun kalau soal harga tergantung dari jenis tanah liat yang digunakan.

Bata merah ini populer sebab demand untuk bata merah ini cukup tinggi sehingga mudah ditemukan di berbagai tempat. Bata merah juga menggunakan material yang tahan panas sehingga dapat digunakan sebagai perlindungan terhadap api di dalam rumah.

Kekurangan Bata Merah

Bata merah kerap sulit disusun secara rapi karena ukurannya yang cenderung berbeda. Ukurannya yang berbeda juga membuat sampah lebih banyak. Kualitas bata merah pun beragam karena proses pembuatannya yang manual.

Bata merah membuat suhu ruangan tidak stabil karena memiliki struktur yang dapat menyerap panas dan dingin sehingga mempengaruhi suhu ruangan. Bobot bata merah juga lebih berat sehingga akan membebani struktur penopangnya.

Ukurannya yang kecil juga membuat bata merah membutuhkan perekat yang lebih banyak serta proses pemasangannya menjadi lebih lama ketimbang bata ringan

Kelebihan Bata Ringan

Dinding dari bata ringan cenderung lebih rapi karena bentuk, ukuran dan kualitas bata ringan yang seragam. Proses pengerjaannya pun juga lebih cepat dan lebih hemat perekat ketimbang bata merah karena ukurannya yang jauh lebih besar.

Ukurannya memang lebih besar, tetapi strukturnya lebih kecil sehingga memudahkan pengangkutan dalam jumlah besar. Strukturnya juga kedap suara dan kedap air sehingga dapat meminimalisir kebisingan dan rembesan air.

Bata ringan memiliki ketahanan yang baik terhadap gempa bumi karena cenderung lebih kuat terhadap tekanan yang tinggi.

Kekurangan Bata Ringan

Sisa limbah bata ringan ini cukup banyak karena ukurannya yang besar tapi nanggung. Pemasangannya pun juga membutuhkan perekat khusus seperti semen instan serta tidak semua orang sanggup memasangnya, butuh keahlian khusus agar dindingnya terlihat rapi.

Apabila kena air, pengeringannya akan membutuhkan waktu yang lebih lama ketimbang bata merah. Harganya pun cenderung lebih mahal ketimbang bata merah.

Demikianlah plus minus dari bata merah dan bata ringan, semoga bermanfaat. 

Disadur dari rumah123.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *