Diana Kusumastuti selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengungkapkan, teknologi 3D Concrete Printing alias beton cetak 3D dapat membantu pembangunan sarana pendidikan seperti sekolah dan madrasah.

“Teknologi ini sangat membantu kita. Sehingga, bisa membangun lebih cepat, akurat, dan presisi,” ujar Diana dalam siaran persnya, Senin (6/12/2021).

Teknologi beton cetak 3D ini, lanjut Diana, dapat dimasukkan dalam e-catalog agar proses lelang tidak memakan waktu yang lama.

Dengan adanya teknologi baru ini, blio berharap, akan terus dikembangkan untuk pembangunan sekolah sesuai dengan ketentuan prototipe Kementerian PUPR.

3D Concrete Printing sendiri menggunakan metode additive manufacturing (manufaktur aditif) yang dapat menghasilkan cetakan objek 3 dimensi dari material mortar.

Proses pencetakan dilakukan secara lapis demi lapis sampai bangunan terbentuk secara utuh. Metode ini akan mengubah ekosistem dalam dunia konstruksi ke arah yang lebih efektif dan efisien sehingga dapat menciptakan bangunan seperti rumah yang terjangkau bagi seluruh kalangan.

Teknologi beton cetak 3D ini memiliki keunggulan yaitu mengurangi limbah material,menghemat biaya dan waktu, serta meningkatkan kualitas konstruksi. Tidak hanya itu, teknologi ini juga dapat memungkinkan pekerjaan dengan desain yang kompleks untuk dikerjakan.

Untuk saat ini terobosan di bidang teknologi konstruksi yang digunakan dalam mendukung roadmap tersebut adalah penerapan Building Information Modelling (BIM).

Konsep BIM memberikan gambaran konstruksi virtual sebelum fisik yang sebenarnya untuk meningkatkan keselamatan, mengurangi ketidaksesuaian, dan menyelesaikan masalah interface struktur, arsitektur, serta mechanikal, elektrical, dan plumbing (MEP).

Adapun kebijakan dalam implementasi BIM Kementerian PUPR sudah tertuang dalam Peraturan Menteri (Permen) PUPR Nomor 22/PRT/M/2018.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *