Kamu punya tanah nganggur dan ingin mendirikan rumah tapi bujetmu cuma Rp 30 juta-an, bisa gak ya ? Tenang, bisa aja kok asalkan dengan perencanaan yang matang. Untuk lebih jelasnya, cek ulasan berikut ini.

Cara Bangun Rumah Rp30 Jutaan

1. Pilih Tipe yang Sesuai

Dengan bujet Rp 30 jutaan, tipe rumah yang bisa Kamu pilih adalah tipe 21 yang bisa dibangun di atas lahan seluas 6×7 meter.

Rumah tipe 21 ini merupakan rumah kecil sederhana dengan fasilitas yang bisa diatur yang terdiri dari 1 kamar tidur, 1 kamar mandi, dapur, dan teras minimalis.

2. Menerapkan Desain Minimalis

Buang jauh-jauh ide desain yang rumit karena dengan bujet Rp 30 juta sebisa mungkin Kamu menggunakan desain yang minimalis. Dengan kata lain, fasad rumah tersebut tidak perlu memiliki banyak ornamen yang justru akan menambah biaya.

Kamu juga bisa meniru fasad rumah kompak karena gayanya yang cukup simpel. Kamu juga tak perlu takut untuk mendesain rumah secara mandiri, karena kalau menggunakan jasa arsitek maka Kamu harus mengeluarkan biaya tambahan.

3. Konsep Rumah Tumbuh tanpa Sekat

Pernah dengan istilah konsep rumah tumbuh ? Kamu bisa menerapkan hal ini karena bisa menekan biaya pengeluaran.

Bangunan rumah dengan konsep ini mudah dibongkar jika sewaktu-waktu ingin melakukan renovasi. Selain itu, hal lain yang juga tak kalah penting adalah minim sekat. Lagi pula rumah dengan tipe kecil ruangannya terbatas sehingga tak butuh banyak pembatas.

4. Gunakan Material Ekonomis

Material berperan penting dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB) rumah. Tapi Kamu tak perlu ragu memilih material ekonomis sepanjang Kamu melakukannya secara selektif agar mendapatkan material yang ekonomis tetapi berkualitas.  

Carilah material itu sendiri supaya Kamu bisa memperkirakan berapa ongkos yang harus dikeluarkan. Coba lakukan riset dan preferensi untuk mendapatkan merek yang ekonomis, berkualitas, dan sesuai dengan isi dompet.

5. Pilih Jasa Tukang Borongan

Jangan menggunakan jasa kontraktor yang bisa membebani biaya, tetapi carilah jasa tukang borongan. Saat ini pun, tidak sulit untuk menemukan jasa tukang borongan.

Hanya saja, Kamu harus melakukannya dengan cermat agar mendapatkan tukang yang kompeten dan profesional.

Pembangunan rumah masih dalam skala kecil sehingga Kamu bisa menyediakan sendiri material yang dibutuhkan sedangkan tukang hanya mencakup pengerjaannya saja.

6. Tunda Finishing

Tunda dulu urusan finishing untuk sebagian pembangunan rumah. Misalnya saja dinding tanpa diplester atau aci. Kamu bisa mengakalinya dengan menerapkan desain gaya bata ekspos yang unik dan ciamik tentunya. Kalau masih ragu, cobalah cek referensi-referensi di internet, siapa tahu malah bikin Kamu semakin tertarik

7. Terlibat Aktif

Bagaimanapun juga, Kamu harus meninjau proses pembangunan rumahmu setiap saat. Jangan sampai ada kebutuhan biaya lain yang diminta padahal tidak perlu. Juga disarankan agar Kamu turut membantu para tukang untuk mempersingkat waktu pengerjaan.

Simulasi Biaya Bangun Rumah Rp30 Juta-an

Ada baiknya kamu menyusun RAB sebelum mulai membangun. Sebab, RAB berfungsi menguraikan jumlah semua biaya seperti material, upah tukang, dan biaya pendukung lainnya.

Selanjutnya, siapkan perencanaan denah rumah sederhana 

Simulasi Biaya Bangun Rumah Rp30 Juta Tipe 21

  • Upah 3 pekerja 30 hari Rp10.000.000
  • Keramik biasa Rp2.250.000
  • Papan 1/2 kubik Rp1.000.000
  • Genteng/seng 3 kodi x Rp1.200.000 = Rp3.600.000
  • Lisplang Rp500.000
  • Triplek untuk plafon Rp1.000.000
  • Kayu untuk rangka, plafon Rp1.500.000
  • Pintu kamar mandi = Rp250.000
  • Jendela 3 x Rp 300.000 = Rp900.000
  • Pintu 2 x Rp500.000 = Rp1.000.000
  • Besi (ukuran bisa disesuaikan) = Rp1.021.000
  • Semen padang 30 sak x Rp62.000 = Rp1.860.000
  • Batu kali 1/2 truk = Rp400.000
  • Kerikil 1 truk = Rp500.000
  • Pasir 2 truk x Rp500.000 = Rp1.000.000
  • Bata merah 3.000 buah x Rp1.000 = Rp3.000.000
  • Biaya tak terduga Rp3.000.000

Dengan simulasi di atas didapatkan estimasi biaya mendirikan rumah tipe 21 yang terdiri 1 kamar tidur mencapai Rp32.781.000.

Tetapi ingat, biaya tersebut belum termasuk tanah. Selain itu, harga bisa berubah tergantung dari pemilihan merek material yang kamu gunakan. Ditambah lagi harga material bangunan di tiap daerah bisa berbeda.

Belum lagi untuk biaya pemasangan listrik, cat, finishing. Yang juga perlu kamu perhatikan adalah membangunnya secara bertahap.

Disadur dari 99.co


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *