Di negeri +62 ini, kerusakan rumah gara-gara terpaan angin kencang merupakan hal yang kerap dijumpai. Apalagi sekarang lagi musim peralihan atau pancaroba, dimana di sejumlah daerah terjadi hujan yang disertai dengan angin kencang.

Terjadinya angin kencang dapat menyebabkan kerusakan pada hunian, terlebih angin puting beliung yang bisa menimbulkan kerusakan parah. Belum lama ini juga sebanyak 90 rumah di Gunung Kencana, Banten mengalami kerusakaan gara-gara diterpa angin puting beliung.

Untuk mengatasi hal ini, Kita ada tips nih. Hal pertama yang bisa Kamu lakukan agar rumahmu tetap aman walaupun diterjang badai dan angin kencang, adalah dengan melakukan perbaikan pada bagian rumah yang berpotensi terjadinya kerusakan. Ini langkah yang perlu dilakukan agar Kamu bisa terhindar dari biaya perbaikan yang lebih mahal.

Lakukan pemeriksaan rutin dan cek bagian mana dari rumah Kamu yang mestinya harus segera diperbaiki. Misalnya sirap atap yang terlepas atau papan pagar yang longgar.

Bila Kamu belum memiliki bujet untuk mengganti secara keseluruhan, paling tidak Kamu bisa melakukan perbaikan sementara untuk mencegah bagian yang rusak terlepas dan beterbangan.

Bila sudah tampak kondisi cuaca sudah mulai berangin, Kamu bisa mulai mengamankan barang-barang yang biasanya Kamu letakkan di luar ruangan.

Mulai dari perabotan, alat untuk bakar-bakaran daging, tempat sampah dan peralatan olahraga bisa menjadi barang berbahaya bila terhempas oleh angin kencang.

Jangan lupa untuk memarkir mobil jauh dari pohon, lampu jalan, dan kabel listrik. Jika memungkinkan, masukkanlah mobil di dalam area garasi.

Jika Kamu punya pohon di sekitar rumah, pastikan pohon-pohon tersebut berada dalam kondisi baik dan tebang pohon yang sudah mati sebelum akhirnya patah dan menimpa orang atau hunian.

Kamu bisa meminimalisir kerusakan pada rumah jika diterjang angin kencang asalkan Kamu melakukan langkah antisipasi yang tepat. 

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *