Selain disatroni maling, rumah yang ditinggal dalam waktu yang cukup lama juga rawan terjadi kebakaran. Efek dari musibah ini juga gak main-main, jadi harus ekstra hati-hati.

Berikut adalah hal-hal yang bisa Kamu lakukan untuk mencegah terjadinya kebakaran di rumah.

Bijak dalam pemakaian listrik

Selama ini tak sedikit orang yang meremehkan masalah listrik terutama ketika bepergian dalam waktu yang lama. Tak sedikit yang lupa mencabut listrik dari stop kontaknya

Seperti kulkas atau barang-barang elektronik lainnya. Selain itu, pastikan juga lampu telah dimatikan ketika hendak bepergian.

Yang menyebabkan munculnya percikan api yang berhubungan dengan peralatan listrik ada 3, yaitu beban berlebih atau overload, arus pendek atau short-circuit, dan arus bocor pada bangunan atau peralatan. Percikan api tersebut dapat menghanguskan seluruh rumah jika api menyambar bahan-bahan yang mudah terbakar.

Karena itulah, pemilik rumah harus mengecek langsung instalasi listrik. Sudah seharusnya setiap rumah menggunakan MCB atau Mini Circuit Breaker berstandar nasional. MCB ini berfungsi sebagai pengaman terhadap gangguan hubungan singkat dan beban lebih di rumah.

Ketika pemilik rumah menghubungkan beban berlebih pada instalasi listrik, maka secara otomatis MCB akan memutuskan arus listrik. MCB pun juga akan langsung memutuskan arus listrik ketika terjadi hubungan pendek atau korsleting.

Selain MCB, ada pula ELCB atau Earth Leakage Circuit Breaker. berbeda dengan MCB yang dipasang untuk mencegah korsleting, Fungsi ELCB ialah untuk mencegah adanya arus bocor.

Perhatikan tanaman atau pohon berukuran besar

Tanaman atau pohon yang berukuran besar yang berada di dekat kabel listrik juga harus diperhatikan. Pasalnya, pohon tersebut dapat dengan mudah terkena percikan api dan menyebabkan kebakaran.

Pastikan kompor dalam keadaan mati

Tidak hanya listrik, pastikan pula kompor, lampu minyak, dan lain sebagainya sudah dimatikan sebelum berangkat bepergian. Untuk kompor, pastikan pula tidak ada kebocoran gas.

Jika tercium bau gas di dalam rumah, segera buka semua pintu dan jendela serta jangan menyalakan korek api di dekat silinder ketika sedang berusaha menemukan kebocoran.

Sangat disarankan untuk menggunakan konektor LPG aman di dapur, menutup kompor gas usai digunakan, serta tidak meninggalkan panci atau penggorengan di atas kompor untuk waktu yang lama.

Sediakan alat pemadam kebarakan

Siapkan alat pemadam api untuk mengantisipasi jika terjadi kebakaran. Jauhkan alat ini dari jangkauan anak-anak. Alat ini bisa diletakkan di dapur atau dekat bahan panas, terbakar atau titik listrik.

Selain itu, alat ini juga tidak boleh dibalut dengan kain nilon ketika digunakan di dapur untuk memastikan perlindungan dari kebakaran.

Lapor ke aparat setempat

Cobalah untuk melapor kepada aparat setempat apabila hendak pergi meninggalkan rumah dalam waktu yang lama. Dengan begitu, aparat akan turut mengawasi rumah lebih ketat.

Sehingga apabila terjadi hal-hal yang tak diinginkan, seperti kebakaran, hal tersebut akan lebih mudah diketahui dan penanganannya akan lebih cepat.

Disadur dari kompas.com

Categories: Perawatan Rumah

0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *