Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2021, terdapat 60 persen rumah tangga di Provinsi DKI Jakarta tidak memperoleh tempat tinggal layak huni dan terjangkau. Dengan kata lain, hanya 40 persen atau kurang dari setengah rumah tangga di Jakarta yang memiliki rumah layak huni dan terjangkau.

Namun, pernahkah terbesit dalam benak Kita apa kriteria penentu rumah layak huni ?

Mengutip National Affordable Housing Program (NAHP) Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), ada sejumlah kriteria rumah layak huni.

Yang pertama, dimulai dari faktor keselamatan dan ketahanan bangunan. Kriteria ini meliputi pemenuhan standar keandalan komponen struktur dan kualitas non-struktur bangunan.

Hendaknya rumah layak huni memiliki kualitas komponen struktur dan non-struktur bangunan yang berkualitas. Ini bisa dicek dari dimensi, campuran atau bahan bangunan, dan ikatan antar-komponen struktur. Komponen struktur meliputi pondasi, sloof, kolom, balok, dan rangka atap. 

Sedangkan untuk komponen non-struktur bangunan meliputi lantai, dinding, kusen, daun pintu serta jendela, dan penutup atap.

Kemudian adalah ruang gerak, luas minimal yang dibutuhkan per orang adalah 7,2 meter persegi dengan tinggi ruang minimal 2,8 meter persegi. Sedangkan untuk standar masyarakat Indonesia adalah 9 meter persegi per orang.

Lalu, rumah layak huni adalah rumah yang memiliki sanitasi yang layak melalui sarana mandi, cuci, kakus beserta septic tank, tempat sampah, saluran pembuangan air kotor dan sistem pembuangan air limbah.

Selanjutnya, rumah layak huni memiliki akses air minum layak yang mudah dan terjangkau dari sisi waktu serta jarak tempuh. Kriteria keempat ini mencakup sumber air bersih untuk mandi dan mencuci.

Tidak hanya itu, rumah disebut layak huni juga harus memenuhi syarat kesehatan, mulai dari pemenuhan aspek pencahayaan hingga penghawaan.

Untuk pencahayaan, aturan yang berlaku minimal 10 persen dari luas lantai rumah dengan memperhatikan sudut pancaran sinar matahari.

Sedangkan penghawaan, adalah minimal 5 persen dari luas lantai ruangan yang berupa bukaan jendela untuk sirkulasi udara.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *