Salah satu cara biar bisa punya rumah adalah melalui skema Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Tetapi, terkadang mengajukan KPR bisa menyita waktu lantaran banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi, belum lagi kalau pengajuannya ditolak oleh Bank.

Penyebab pengajuan KPR ditolak faktornya ada banyak, untuk itu berikut adalah faktor-faktor yang bisa menyebabkan KPR ditolak supaya Kamu bisa mengantisipasinya.

1. Dokumen tidak lengkap

Pastikan Kamu membawa semua dokumen yang dibutuhkan, kalau ada 1 saja yang tertinggal maka pengajuan KPR bakal langsung ditolak.

2. Usia tidak produktif

Pastinya bank akan memperkirakan berapa usia pensiun ketika mengajukan KPR, semisal usia Kamu sudah 45 tahun dan mengambil tenor 20 tahun, kemungkinan pengajuanmu bakalan ditolak.

3. Pengembang buruk

Biasanya bank memiliki kerja sama dengan beberapa pengembang properti dan tentunya pengembang tersebut sudah terpercaya. Semisal Kamu memilih pengembang yang tidak memiliki kerja sama dengan bank tersebut, otomatis bank akan berpikir ulang.

Pihak bank akan mengecek kualitas pengembang yang Kamu pilih dan jika ternyata tidak menyakinkan maka pengajuan KPR-mu akan ditolak.

4. Status rumah bermasalah

Ini biasa terjadi pada rumah bekas. Status kepemilikan rumah tersebut harus Kamu cek terllebih dahulu, pastikan juga rumah tersebut tidak sedang dalam sengketa. Ini sangat berpengaruh lantaran bank akan memberikan KPR juga rumahnya tidak bermasalah.

5. Rapor merah nasabah

Kalau ternyata Kamu pernah terkena kasus penunggakan cicilan atau mungkin kasus hukum lain. Tentu akan sangat berpengaruh lantaran reputasi Kamu juga turut diperhatikan oleh pihak bank.

6. Kemampuan bayar

Biasanya bank mematok 30 persen dari penghasilan untuk membayar KPR walaupun ada sejumlah bank yang sanggup mematok sampai 40 persen. Jika Kamu memiliki penghasilan tetap maka bank akan menganggapmu mampu. Selain itu, saldo tabungan juga harus memenuhi syarat.

7. Masa kerja belum memenuhi

Salah satu persyaratan mengajukan KPR adalah memenuhi batas minimal masa kerja. Setidaknya dua tahun. Tentu saja hal tersebut karena berarti Kamu dianggap telah stabil di kantor sehingga bank akan lebih tenang untuk memberikan kredit.

Kamu juga akan diminta untuk memperlihatkan cash flow-mu selama beberapa bulan terakhir dan rekomendasi dari instansi tempatmu bekerja sebagai jaminan.

Disadur dari medcom.id


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *