Kalau punya Smart Home alias rumah pintar itu asyik ya, mau ngapain aja tinggal pake hape atau pakai suara. Mau nyalain TV gak usah nyari remot tinggal klik pake hape, mau buka pintu tinggal bilang “open the door please”. woh jan wangun tenan rek.

Namun, dibalik kemudahan Smart Home ternyata ada kelemahannya juga yang tentunya Kamu harus paham. Biar lebih jelasnya berikut ulasan lengkapnya, cekidot skuy!

6 Kekurangan Teknologi Smart Home di Hunian

1. Modal Pemasangan Sistem Smart Home Besar

Teknologi canggih tentunya butuh modal yang tidak sedikit. Pemasangan sistem nirkabelnya saja bisa sampai puluhan juta, sementara sistem kabelnya juga bisa sampai belasan juta.

Belum lagi perangkat-perangkat lainnya yang nantinya bakal dipakai seperti lampu, kamera cctv, kunci pintu digital, dan lain sebagainya. Kalau budgetmu terbatas tentunya faktor ini harus dipertimbangkan.

2. Daya Listrik yang Dibutuhkan Besar

Salah satu topik yang mengelilingi Smart Home adalah penghematan energi. Tetapi kalau daya listrik rumahmu rendah, maka Kamu harus meningkatkan dayanya untuk memenuhi kebutuhan seluruh perangkat yang ada.

3. Beda Merek Beda Sistem Operasi

Sebagai contoh, Kamu menggunakan 2 merek lampu pintar yang berbeda, satu merek A dan satunya lagi merek B. Untuk menyalakannya tentu Kamu harus menggunakan 2 aplikasi yang berbeda, satu aplikasi bawaan merek A dan satunya lagi aplikasi bawaan merek B, kan repot.

Biar gak repot maka Kamu harus menggunakan merek yang sama agar dapat saling terintegrasi. Walaupun sebenarnya Kamu juga bisa menggunakan sistem ketiga seperti Google Nest meskipun menggunakan merek yang berbeda.

4. Bergantung Pada Koneksi Internet

Semua perangkat pintar terkoneksi dengan Wi-Fi rumah supaya bisa beroperasi. Jadi kalau ada gangguan pada koneksi internet maka yang terkena dampaknya tidak cuma game online Kamu, tapi ya seisi rumah.

Apalagi untuk negri +62 ini yang jaringannya kerap tidak stabil, tentu ini menjadi semua masalah tersendiri.

5.Risiko Keamanan dan Bug

Keamanan disini maksudnya bukan kemalingan lho ya, tapi merujuk pada keamanan digital pengguna seperti akses perangkat hingga data pribadi. Jadi gak cuma akun instagram mu yang berisiko di-hack, tapi seisi rumahmu juga berisiko di-hack.

Karena itu pastikan untuk Kamu selalu menggunakan kata sandi yang kuat serta enkripsi untuk melindungi perangkatmu. Solusi yang terbaik adalah hanya dengan menghubungkan perangkat krusial pada satu penghuni saja.

6. Risiko Kegagalan Teknis

Ingat, teknologi secanggih apapun tetap bisa rusak baik fisiknya atau sistemnya. Apalagi perangkat tersebut sudah lama digunakan, satu celah error bisa jadi mengganggu kegiatanmu atau malah bisa berbahaya.

Bayangin aja, misal Kamu memasang kunci digital terus sistemnya error dan pintunya tidak bisa dibuka. Kalau udah kekunci gitu kan repot.

Dari dalam mau keluar gak bisa, dari luar mau masuk ke dalam juga gak bisa padahal udah kebelet boker, waduuhh, angel wes angel.

Disadur dari 99.co


0 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *