Buat Kamu-kamu yang bekerja sebagai PNS, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat atau BP Tapera sudah menyediakan layanan pengecekan saldo bagi PNS yang sudah menjadi peserta dari program tersebut lho. Kamu bisa langsung cek lewat

Adi Setianto selaku Komisioner BP Tapera menerangkan bahwa dana peserta yang dikelola BP Tapera bisa dilihat secara transparan setiap saat berkat adanya layanan pengecekan saldo ini.

“Mulai sekarang, peserta bisa melakukan cek saldo mulai hari ini sekaligus melakukan update data kepesertaannya. Pemutakhiran data ini sangat penting bagi peserta untuk menentukan prinsip pengelolaan dana konvensional atau syariah, minat pembiayaan, dan juga rekening bank untuk pencairan tabungan saat pensiun kelak,” ungkap Adi, dalam konferensi pers, Selasa (3/8/2021).

Lebih dalam, Eko Ariantoro selaku Deputi Komisioner Bidang Pengerahan Dana Tapera menerangkan lebih rinci tentang cara cek saldo dana Tapera untuk PNS melalui portal https://peserta.tapera.go.id.

Pertama, peserta melakukan registrasi terlebih dahulu dengan menuliskan data email dan NIK dari peserta pada portal https://peserta.tapera.go.id.

“Registrasi ini seperti mendaftar dalam platform digital yang lainnya, nanti akan ada nomor OTP yang akan dikirim ke email peserta,” ungkap Eko.

Setelah memperoleh nomor OTP, nomor tersebut dimasukkan dan peserta akan masuk ke halaman-halaman informasi. Peserta dapat mengakses menu cek saldo peserta pada halaman tersebut.

“Dalam halaman itu peserta bisa mendapat informasi tabungan. Tetapi yang perlu diingat kami juga perlu memerlukan data pokok peserta agar informasi itu bisa diberikan, seperti nama lengkap, NIK dan sebagainya,” kata Eko.

Eko melanjutkan, melalui website https://tapera.go.id peserta tidak hanya bisa cek saldo, tetapi juga bisa memilih untuk program KPR rumah, atau KPR bangun rumah dan renovasi rumah, untuk PNS dengan gaji Rp 8 juta.

Tentu saja dengan syarat belum memiliki rumah, atau baru memiliki rumah pertama, dan tidak pernah mengikuti program perumahan lain termasuk dari pemerintah.

“Peserta juga bisa memilih bagaimana dana akan dikelola secara konvensional maupun secara syariah,” pungkasnya.

Disadur dari finance.detik.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *