Mandi air hangat sudah jadi kebutuhan di rumah, apalagi untuk newborn baby pasti sangat dibutuhkan, sehingga pemanas air listrik atau pemanas air dengan tabung gas seakan menjadi sebuah kewajiban.

Tapi muncul pertanyaan, mending pakai pemanas elektrik atau tabung gas ?

Nah, untuk lebih jelasnya simak ulasan artikel perbandingan pemanas air listrik dengan pemanas air tabung gas berikut ini!

1. Performa

Pemanas gas membutuhkan waktu kurang dari 1 jam untuk memanaskan tangki. Laju pemanasan air atau waktu untuk memanaskan kembali setelah digunakan juga lebih cepat ketimbang pemanas elektrik.

Apalagi untuk kebutuhan orang berskala besar, pemanas gas cenderung lebih diutamakan karena pemanas elektrik cenderung kesulitan memenuhi kebutuhan air panas yang berskala besar.

Pemulihan tenaga listrik juga cenderung lebih lambat lantaran membutuhkan waktu yang lama hingga berjam-jam agar galon menjadi panas kembali.

Belum lagi soal pemadaman bergilir, pemanas elektrik otomatis tidak bisa menyala, beda dengan pemanas gas yang tetep bisa nyala terus.

2. Efisiensi

Pemanas gas cenderung tidak efisien alias boros. Pasalnya, air akan selalu panas tiap detiknya padahal tidak sepenuhnya air panas dibutuhkan dalam berbagai kesempatan. Artinya, kalau tidak dipakai ya mubazir, buang-buang energi jadinya.

Sedangkan pemanas elektrik jauh lebih hemat, apalagi bisa dipakai dalam kondisi yang terpisah. Penghematan dalam konsumsi energi aktual dikurangi dikurangi biaya listrik yang lebih tinggi dibandingkan dengan gas.

Fyi, pompa air elektrik lebih efisien ketimbang pompa air gas, tetapi memang relatif jarang dan biaya pemasangannya juga lebih mahal.

3. Harga

Harga perangkat baik yang elektrik maupun gas juga harus diperhatikan. Pompa air panas elektrik dibanderol sekitar Rp 800 ribu – Rp 3 juta untuk satu jenisnya.

Sedangkan pemanas gas dibanderol mulai dari Rp 300 ribuan – Rp 2,3 jutaan, tergantung varian dan mereknya seperti apa.

Harga tersebut masih belum termasuk saluran dan perlengkapan penunjang lainnya agar pemanas air dapat berfungsi secara maksimal.

4. Biaya Pemakaian

Jangan lupa soal biaya pemakaiannya, pemanas gas cenderung lebih stabil dan Kamu cukup mengisi ulang tabung gasnya saja. Sedangkan pemanas elektrik mengikuti biaya listrik rumahan sehingga kalau tidak cermat bisa-bisa tagihan listrik membengkak.

5. Usia Pakai

Hal lain yang menjadi perhatian adalah faktor keawetan. Pemanas listrik bisa dipakai hingga usia 13 tahun lamanya, sedangkan pemanas gas biasanya usianya lebih rendah, yaitu 11 tahun. Hal ini tentunya sangat bergantung dengan cara pemakaian dan perawatan sehari-hari.

Oh ya, untuk pemanas gas usahakan Kamu menempatkannya di ruang dengan ventilasi udara untuk mencegah terjadinya kerusakan.

Kesimpulan

Kedua pemanas ini sama-sama memiliki manfaat yang baik, tergantung kebutuhannya. Jika rumahmu berukuran besar maka pemanas air tabung gas lebih cocok mengingat kebutuhan air panas bisa terpenuhi setiap waktu.

Jika rumahmu berukuran terbatas maka pemanas elektriklah jawabannya mengingat lebih efisien dalam pemakaian energinya.

Disadur dari rumah123.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *