Ketika Kamu hendak membangun rumah, pasti ada banyak hal yang Kamu pertimbangkan. Salah satunya adalah material, dan kali ini Kita akan membahas material untuk kusen pintu rumah.

Ini juga penting lho, pasalnya dengan material kusen yang baik akan memberikanmu keuntungan baik dari segi teknis maupun dari segi ekonomi. Kalau materialnya tepat, pintu bisa berfungsi dengan baik dan awet, bahkan bisa sampai puluhan tahun.

Nah, untuk membantumu menemukan material kusen pintu yang tepat buatmu, Kita ada nih ulasan beberapa material kusen pintu yang umumnya digunakan beserta plus-minus nya. Cekidot skuy!

7 Material Kusen Pintu Terbaik dan Tahan Lama

1. Kusen Pintu Kayu

Material kayu ini kerapkali digunakan baik sebagai kusen pintu atau bagian rumah lainnya. Memang, material kayu lebih gampang didesain baik segi warna, ukuran, dan bahkan bisa diukir dengan ukiran yang estetik.

Tampilan material ini pun kokoh dan estetis, jadi tetap dapat disesuaikan dengan gaya modern. Material ini pun juga bisa tahan lama seperti material lainnya jika perawatannya baik.

Cuma sayang, harganya terbilang cukup mahal dan perawatannya harus kontinyu serta agak merepotkan.

2. Kusen Vinyl

Vinyl dibuat dari bahan yang sama untuk membuat pipa plastik, yaitu PVC (polyvinyl chloride). Vinyl merupakan material yang mampu meredam suhu dengan baik, harganya pun lebih terjangkau ketimbang material lainnya.

Tetapi memang daya tahan vinyl tidak sekokoh dan seawet kayu walaupun sudah dibuat dengan desain yang terbaik.

3. Kusen Pintu Aluminium

Untuk urusan daya tahan, material alumunium jagonya. Material ini tahan terhadap rayap dan terik matahari.Tampilannya yang modern dapat disesuaikan dengan berbagai macam jenis gaya dengan mudah. Jika tidak dicat, pencahayaan yang dihasilkan juga baik lho.

Tapi material ini tetap ada kekurangannya, memang material ini perawatannya tidak sulit tetapi harga kusen dari material alumunium terbilang mahal ketimbang dengan material lainnya. Ini tentu jadi pertimbangan karena salah-salah malah bujetnya jadi berantakan.

4. Kusen Fiberglass

Keuntungan material fiberglass adalah kemudahan perawatan dan daya tahannya. Daya tahannya mirip seperti vinyl tapi jauh lebih baik.

Kenapa bisa begitu ? Karena material fiberglass terbuat dari bahan pembuat kaca yang memiliki kemampuan untuk menyesuaikan dengan cuaca. Material ini pun memiliki daya tahan yang baik terhadap cuaca dan perubahan suhu ruangan.

Kekurangan dari material ini di antaranya adalah harganya yang mahal dan tampilannya pun biasa-biasa saja, terkesan membosankan malah.

5. Kusen Pintu Cor

Material lain yang juga biasa dipakai untuk membuat kusen adalah beton. Orang-orang biasa menyebutkan kusen pintu cor. Kusen pintu cor ini dibuat dengan metode cetak lalu disambung menggunakan paku dan kawat.

Kelebihan kusen jenis ini adalah ukurannya tidak gampang menyusut, tidak gampang keropos, anti rayap, gampang dibentuk di awal, bisa menahan beban yang berat, dan tahan segala medan.

Kekurangan dari kusen cor adalah sulit diubah jika sudah terpasang dan bobotnya yang berat.

6. Kusen Baja Ringan

Material jenis ini tentu kualitasnya sangat kuat bahkan lebih kuat dari aluminium, ditambah lagi tampilannya yang lebih elegan dan tidak terkesan kaku.

Kelebihan dari material ini adalah awet, aman, anti air, anti rayap, serta ramah lingkungan. Kekurangannya adalah dari segi harga yang sedikit lebih mahal dari aluminium.

7. Kusen Bahan Campuran

Misal Kamu ingin material yang seawet vinyl tapi sebagus kayu, mungkin Kamu bisa mencoba membuatnya, kusen dari bahan campuran kayu dan vinyl yang tentu bikin kualitasnya semakin unggul.

Selain itu, Kamu juga bisa mendapatkan tampilan yang berbeda dengan mengkombinasikan antara material kayu dan aluminium.

Kusen jenis ini pun juga bisa jadi solusi buat Kamu yang tak dipusingkan soal harga dan ingin jenis kusen yang pemasangannya mudah.

Demikian ulasan artikel ini, semoga bermanfaat!

Disadur dari 99.co


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *