Dinding berjamur menjadi sebuah momok yang tidak mengenakkan bagi para penghuni rumah, terutama ketika musim hujan telah tiba.

Jamur di dinding ini juga tidak hanya berpengaruh pada nilai estetika rumah, tetapi juga bisa berakibat buruk pada kesehatan penghuni rumah lho.

Tahukah Kamu ? Ada lho beberapa jenis jamur yang memiliki potensi untuk menghasilkan zat mikotoksin. Ini adalah zat yang bisa bikin reaksi alergi, asma, dan komplikasi pernapasan lainnya, terutama buat anak-anak dan lansia.

Kamu harus segera mengatasi masalah jamur di dinding ini, melansir Simply Maid, berikut adalah cara-cara yang bisa Kamu tempuh untuk mengatasinya:

1. Siapkan cuka

Langkah pertama yang bisa Kamu lakukan adalah dengan menggunakan cuka. Cuka tersebut tidak perlu dicampur dengan air. Semprot cairan cuka ke setiap dinding yang paling banyak jamurnya, kemudian diamkan beberapa jam sebelum melanjutkan ke langkah berikutnya.

2. Bersihkan dengan air atau gosok dengan sikat keras

Langkah berikutnya adalah dengan menggunakan air dan sikat keras. Basahi kain dengan air bersih, lalu gosok bagian dinding jamur. Atau bisa juga dengan menggunakan sikat pembersih dengan bulu kasar lalu gosok bagian dinding jamur dengan keras.

3. Usap dengan kain kering

Langkah ketiga adalah menggunakan kain kering yang tidak dicampur dengan apapun. Gosok kembali dinding dengan lebih keras lagi agar hasilnya maksimal.

Kemudian, buka jendela rumah agar bau cuka menghilang dan dinding cepat kering. Kamu juga perlu menyemprotkan cairan cuka sebanyak 1 hingga 2 kali dalam seminggu agar jamur tak datang kembali.

4. Kurangi kelembapan

Sekeras apapun usahamu untuk mengatasi dan mencegah masalah jamur ini muncul kembali akan sia-sia apabila ruangan di dalam rumahmu sangat lembap. Maka dari itu, kurangilah kelembapan ruangan dengan meningkatkan ventilasi agar udara tidak menjadi hangat.

Perbanyak ventilasi di area yang rentan mendapat serangan jamur seperti kamar mandi, tempat mesin cuci, hingga dapur. Kamu juga bisa menggunakan kipas angin atau AC untuk mengurangi kelembapan udara.

Demikian tipsnya, semoga bermanfaat.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *