Sekiranya semua orang pada tahu basic-nya daur ulang itu seperti apa. Plastik, kertas, kaca, dan bahan organik mesti dipisahin dan dimasukkin ke tempatnya masing-masing.

Tapi, sekarang udah beda zaman, dan barang-barang yang bisa didaur ulang makin banyak tiap tahunnya. Nyatanya, banyak barang rumah tangga kayak sikat gigi, bola lampu neon, sampe lampu liburan aja bisa didaur ulang sekarang.

Tiap industri lagi ngetes kemampuan daur ulang, dan di dunia konstruksi, yang lagi booming adalah beton daur ulang. Zat ke-2 yang paling banyak dipake di dunia dan penghasil emisi CO2 berat bakal jadi ramah lingkungan, dan inilah caranya!

Jadi, gimana sih prosesnya beton didaur ulang?

Di dunia konstruksi lagi rame banget ngomongin tentang CDEW, singkatan dari Construction, Demolition, and Excavation Waste. Kalo lu belom tau, mendingan lu harus tau. Di Eropa, CDEW ngehasilin lebih dari sepertiga sampah yang ada, dan di Inggris, kira-kira 120 juta ton sampah CDEW dihasilin setiap tahunnya. Makanya, bahan yang paling banyak dipake di industri konstruksi bisa dapet hidup baru lewat daur ulang.

Beton daur ulang itu maksudnya apa sih?

Ini nih, beton daur ulang itu adalah beton yang dipake lagi dari struktur yang dibongkar dalam proyek konstruksi atau perbaikan baru.

Terus, prosesnya gimana sih?

Setelah beton udah mentok umurnya, beton bisa didaur ulang lewat proses yang bakal ngepecahin, ngilangin bahan yang gak diinginkan kayak kotoran sama besi, trus menghancurkan sisa campuran sampe sesuai spesifikasi yang diinginkan.

Proses ini bisa dilakuin di tambang atau di lokasi, dan produknya disebut agregat beton daur ulang (RCA) yang bisa dipake buat bahan dasar pembuatan produk beton yang baru.

Apa aja manfaatnya?

Banyak manfaatnya buat keberlanjutan dan kualitas hasil dari beton daur ulang:

  • Mengurangi ketergantungan pada sumber daya alam yang terbatas.
  • Mengurangi emisi dari beton yang dibuat pake RCA dibanding pake sumber daya alam.
  • Mengurangi sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
  • Beton jadi lebih ringan, jadi bisa dapetin lebih banyak volume per ton.
  • Biaya produksi beton jadi lebih murah karena bahan baku dan biaya transportasi lebih sedikit.

Terus, gimana dengan semen dan agregat?

RCA nggak cuma terbuat dari semen; juga termasuk agregat yang biasa dipake kayak pasir, kerikil, dan batu pecah. Karena bahan dasar beton itu semen + agregat + air, RCA itu adalah cara yang berkelanjutan buat komitmen di ekonomi sirkular selama produksi beton.

Terus, kayak agregat di beton bekas, sisa pasta semen dari beton yang udah dibongkar juga bisa dipake buat produksi semen daur ulang. Pasta semen bisa dicampur dengan agregat daur ulang buat produksi beton yang baru didaur ulang.

Disadur dari cemexventures.com

Leave A Reply