Kalau lagi melintas di Jalan Laksda Adisucipto, Yogyakarta, ada satu bangunan yang langsung kelihatan beda dari sekitarnya. Bentuknya unik dan mencolok. Ternyata, itu adalah rumah sekaligus museum milik Affandi, maestro lukis kebanggaan Indonesia. Sekarang, rumah tersebut difungsikan sebagai Museum Affandi dan jadi salah satu destinasi wisata edukatif yang wajib dikunjungi.

Sejarah Singkat Museum Affandi

Museum ini awalnya dibangun sendiri oleh Affandi pada tahun 1962 dan dikelola secara pribadi. Baru sekitar tahun 1974, museum ini diresmikan secara resmi. Seiring waktu, Museum Affandi berkembang dan kini memiliki tiga galeri utama yang menyimpan ratusan karya seni bernilai tinggi.

Galeri I, Mobil Kuning dan Lukisan Legendaris

Begitu masuk ke Galeri I, perhatian pengunjung biasanya langsung tertuju pada mobil Colt Gallant berwarna kuning. Mobil ini dikenal sebagai kendaraan favorit Affandi selain sepeda ontel tua yang sering ia gunakan.
Di galeri ini juga terpajang deretan lukisan Affandi, banyak di antaranya menggambarkan potret dirinya dan anggota keluarga. Goresan khas Affandi terlihat sangat hidup dan ekspresif. Selain lukisan, ada juga berbagai koleksi pribadi sang maestro yang bikin pengunjung makin kenal sosok Affandi.

Galeri II, Karya Pelukis Indonesia

Lanjut ke Galeri II, suasananya sedikit berbeda. Galeri yang dibangun pada tahun 1998 ini terdiri dari dua lantai dan menampilkan lukisan karya beberapa pelukis Indonesia. Mayoritas karya di sini masih mengusung gaya realis, cocok buat kamu yang ingin melihat perkembangan seni lukis Tanah Air.

Galeri III, Desain Unik dan Ruang Belajar

Galeri III jadi yang paling mencuri perhatian karena bentuk atapnya menyerupai daun pisang. Gedung ini punya dua lantai dan satu ruang bawah tanah. Lantai pertama biasanya dipakai untuk pameran, lantai dua dijadikan tempat belajar melukis, sementara ruang bawah tanah berfungsi sebagai penyimpanan lukisan.

Menara Pandang dan Sungai Gajah Wong

Di dekat Galeri III ada menara tinggi yang bisa dinaiki pengunjung. Dari atas sini, kamu bisa melihat aliran Sungai Gajah Wong sekaligus ramainya Jalan Laksda Adisucipto dari sudut pandang yang berbeda.

Toko Suvenir dan Kelas Melukis

Jangan lupa mampir ke area pernak-pernik Affandi. Di sini tersedia kaos, gantungan kunci, dan suvenir lain bertema Affandi dengan harga yang bervariasi. Museum ini juga membuka kelas melukis untuk anak-anak dengan biaya terjangkau, pengalaman belajar seni langsung di tempat sang maestro.

Makam Affandi

Sebagai penutup, di antara Galeri I dan II terdapat makam Affandi yang berdampingan dengan makam istri pertamanya, Maryati, menambah nuansa sejarah dan penghormatan dalam kunjungan ke museum ini.

Disadur dari indonesiakaya.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× #WAAjaDulu