Lagi cari rumah baru? Jangan cuma fokus pada harga, luas bangunan, atau jumlah kamar. Arah hadap rumah juga penting banget buat dipertimbangkan. Soalnya, posisi rumah terhadap matahari bisa memengaruhi kenyamanan sampai pemakaian listrik sehari-hari.

Sinar matahari sebenarnya punya banyak manfaat. Paparan sinar pagi, misalnya, bisa membantu tubuh mendapatkan vitamin D. Buat keluarga yang punya bayi, sinar matahari pagi juga bisa dimanfaatkan untuk berjemur.

Selain itu, sinar matahari dan panas alami bisa membantu mengurangi kelembapan serta mendukung kondisi rumah tetap sehat. Saat pagi rumah juga bisa lebih terang tanpa harus menyalakan banyak lampu. Lumayan, kan, buat menghemat listrik.

Hindari Rumah Menghadap Barat

Meski matahari dibutuhkan, bukan berarti semua arah hadap rumah sama-sama ideal. Menurut arsitek sekaligus dosen Binus University Denny Setiawan, calon pembeli sebaiknya menghindari rumah yang menghadap ke barat.

Kenapa? Karena sisi barat mendapat paparan matahari sore. Dibandingkan sinar pagi, panas matahari sore terasa lebih menyengat dan bisa membuat suhu di dalam rumah ikut naik.

Panas tersebut bahkan bisa terasa sampai beberapa jam. Akibatnya, penghuni rumah mungkin lebih sering menyalakan kipas angin atau AC untuk membuat ruangan kembali nyaman.

Panas Sore Bisa Bikin Tagihan Membengkak

Paparan matahari dari arah barat disebut paling terasa sekitar pukul 14.00 hingga 19.00. Pada periode ini, bagian depan dan dinding rumah yang menghadap barat bisa menerima panas cukup banyak.

Kalau rumah cepat gerah, penggunaan pendingin ruangan tentu bisa meningkat. Ujung-ujungnya, konsumsi listrik ikut naik.

Karena itu, arah hadap rumah sebaiknya sudah dipikirkan sejak awal, terutama buat yang sedang mencari rumah dan punya beberapa pilihan.

Timur, Selatan, atau Utara Bisa Jadi Pilihan

Denny menyarankan calon penghuni mempertimbangkan rumah yang menghadap timur, selatan, atau utara. Dengan arah tersebut, bagian depan rumah tidak langsung berhadapan dengan panas matahari sore dari arah barat.

Tapi, arah rumah bukan satu-satunya faktor. Desain bangunan, posisi jendela, ventilasi, kanopi, material dinding, dan pepohonan di sekitar rumah juga ikut menentukan seberapa panas ruangan.

Jadi, sebelum deal beli rumah, jangan lupa cek posisi mataharinya. Rumah yang nyaman bukan cuma soal lokasi strategis, tapi juga soal bagaimana bangunannya berhadapan dengan panas sepanjang hari.

Disadur dari detik.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *