PT Putragaya Wahana sukses bawa pulang lima penghargaan sekaligus di Indonesia Property Awards 2025 versi PropertyGuru. Tapi yang paling nyentrik adalah gelar Real Estate Personality of The Year buat Alvin Gozali, sosok di balik proyek raksasa Thamrin Nine yang salah satu towernya, Autograph Tower, jadi gedung tertinggi di Indonesia bahkan di Belahan Bumi Selatan.
Nama Alvin mulai jadi perbincangan karena keberaniannya ngerombak wajah Jakarta lewat Thamrin Nine, proyek mixed-use yang bukan cuma soal tinggi bangunan, tapi juga gimana orang kota nanti bekerja, tinggal, dan bersosialisasi di satu ekosistem yang terintegrasi.
Awalnya, Alvin nggak langsung terjun ke properti. Tahun 2000-an, dia mulai dari bisnis entertainment: arena bowling, biliar, sampai 12 konsep hiburan yang gabungkan dining, lifestyle, dan olahraga. Baru pada 2006, dia masuk dunia properti lewat pembangunan UOB Plaza, gedung 46 lantai di tengah CBD Jakarta. Proyek itu jadi titik balik yang bikin Galeon Group (yang ia pimpin bareng saudaranya, Leonel Gozali) naik kelas dan siap menggarap proyek skala masif.
Puncaknya adalah Thamrin Nine. Autograph Tower dengan tinggi 382,8 meter jadi ikon. Kompleks ini nggak cuma berisi tower, tapi juga:
- Luminary Tower
- Retail & lifestyle center (Agora Podium)
- Le Parc Residences (115 unit hunian premium)
- Area olahraga, hotel internasional, hiburan, dan fasilitas rekreasi
Sebagai lulusan Boston College jurusan Finance & Communications, Alvin punya ciri khas: terlibat langsung dalam semua proses, dari feasibility, desain, engineering, sampai marketing. Filosofinya simple: detail bukan pelengkap, tapi DNA.
Soal tren properti, Alvin bilang tahun 2026 akan jadi momen bullish. Menurut dia, kombinasi tiga hal penting bakal jadi motor utama: dukungan finansial pemerintah, turunnya suku bunga, dan regulasi investasi asing yang makin jelas. Bahkan dia optimis sektor properti Indonesia bakal lebih seksi bagi investor global kalau regulasi kepemilikan asing dibuat lebih clean dan terbuka.
Untuk 2026, Alvin udah siap gas pol dengan belanja modal Rp 1 triliun. Fokusnya: bikin Jakarta punya destinasi hiburan premium, termasuk music hall, plus dua hotel mewah kelas global: Waldorf Astoria dan Park Royal.
Buat Alvin, properti bukan cuma bangunan. Yang penting adalah experience, kolaborasi, energi, dan dampak jangka panjang. Dan lewat Thamrin Nine, dia lagi nunjukkin kalau Jakarta bisa punya standar dunia dan bahkan ngelewatin ekspektasi pasar global.
Disadur dari kompas.com
0 Comments