Kalau ngomongin ikon wisata religi di Depok, nama Masjid Dian Al Mahri atau yang lebih dikenal sebagai Masjid Kubah Emas pasti langsung terlintas di kepala. Di balik kemegahan masjid ini, ada sosok inspiratif bernama Dian Djuriah Rais binti Haji Muhammad Rais.

Dian dikenal sebagai pengusaha sukses asal Banten yang menjalankan berbagai bisnis, mulai dari properti hingga perdagangan minyak. Berkat kerja keras dan ketekunannya, ia berhasil membangun usaha besar dan mengumpulkan kekayaan yang tidak sedikit. Meski begitu, Dian dikenal tetap hidup sederhana dan memiliki jiwa religius yang kuat.

Berawal dari Sebidang Tanah di Limo

Ide membangun masjid megah ini sebenarnya sudah muncul sejak tahun 1996. Saat itu, Dian membeli sebidang tanah di kawasan Meruyung, Limo, Depok. Pada masa itu, wilayah tersebut masih cukup sepi dan belum seramai sekarang.

Lima tahun kemudian, tepatnya pada 2001, pembangunan masjid mulai dilakukan. Proyek ini bukan sekadar membangun tempat ibadah biasa, melainkan sebuah masjid yang diharapkan bisa menjadi pusat kegiatan keagamaan sekaligus tujuan wisata religi.

Kemegahan yang Jadi Daya Tarik

Masjid Dian Al Mahri langsung mencuri perhatian karena desainnya yang megah. Ciri khas paling terkenal tentu saja kubah berlapis emas murni 24 karat yang membuatnya dijuluki Masjid Kubah Emas.

Tak hanya kubahnya, masjid ini juga memiliki enam menara setinggi sekitar 40 meter. Berbagai ornamen bangunan dihiasi material premium seperti marmer impor dan lapisan emas, sehingga tampil sangat mewah dan berbeda dari kebanyakan masjid lainnya.

Terinspirasi Setelah Menunaikan Haji

Keinginan Dian untuk membangun masjid ini muncul setelah ia menunaikan ibadah haji untuk ke-34 kalinya. Pengalaman spiritual tersebut menjadi salah satu alasan yang mendorongnya untuk menghadirkan sebuah masjid besar yang bisa dimanfaatkan masyarakat luas.

Baginya, masjid bukan hanya tempat untuk salat, tetapi juga ruang untuk kegiatan sosial, pendidikan, dan pengembangan umat.

Jadi Ikon Wisata Religi Depok

Sejak resmi dibuka untuk umum pada akhir 2006, Masjid Dian Al Mahri selalu ramai dikunjungi. Ribuan jemaah dan wisatawan datang setiap hari, terutama saat akhir pekan dan hari-hari besar Islam.

Hingga sekarang, masjid ini tetap menjadi salah satu destinasi wisata religi paling populer di Jawa Barat. Selain digunakan untuk beribadah, berbagai kegiatan keislaman seperti pengajian, peringatan hari besar Islam, hingga kegiatan sosial rutin digelar di sana.

Berkat visi dan kepedulian Dian Al Mahri, Depok kini memiliki sebuah landmark religi yang tidak hanya megah secara fisik, tetapi juga memberi manfaat besar bagi masyarakat.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× #WAAjaDulu