Banyak orang mengira pengajuan Kredit Perumahan Rakyat (KPR) atau pinjaman bank cuma soal melengkapi dokumen dan punya penghasilan yang cukup. Padahal, ada satu faktor penting yang sering jadi penentu diterima atau tidaknya pengajuan kredit, yaitu riwayat kredit calon debitur.
Meski masih sering disebut BI Checking, sebenarnya layanan ini sekarang sudah berganti nama menjadi Sistem Layanan Informasi Keuangan (SLIK) yang dikelola oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fungsinya tetap sama, yaitu mencatat rekam jejak seseorang dalam mengelola pinjaman.
Riwayat Kredit Jadi Penilaian Utama
Setiap pembayaran cicilan yang kamu lakukan akan tercatat dalam sistem, baik yang lancar maupun yang terlambat. Data inilah yang nantinya dilihat oleh bank atau lembaga pembiayaan saat menilai kelayakan calon nasabah.
Melalui SLIK, mereka bisa mengetahui berbagai informasi penting, mulai dari jumlah pinjaman, nilai agunan, hingga riwayat pembayaran cicilan. Kalau catatan kreditmu bagus, peluang mendapatkan persetujuan KPR juga akan lebih besar.
Sebaliknya, tunggakan atau kredit bermasalah bisa menjadi hambatan saat mengajukan pinjaman baru.
Cara Cek SLIK OJK dengan Mudah
Kabar baiknya, pengecekan riwayat kredit bisa dilakukan secara gratis. Kamu bisa datang langsung ke kantor OJK dengan membawa KTP atau paspor untuk proses verifikasi data.
Kalau ingin lebih praktis, pengecekan juga bisa dilakukan secara online melalui layanan iDebku OJK. Cukup daftar, isi data diri, unggah dokumen identitas, lalu ikuti proses verifikasi yang diminta sistem.
Setelah selesai, hasil pengecekan biasanya akan dikirim melalui email dalam waktu maksimal satu hari kerja.
Kenali Arti Skor Kredit
Dalam sistem SLIK, ada lima kategori skor kredit yang menunjukkan kualitas pembayaran seseorang.
- Skor 1: Kredit lancar dan selalu bayar tepat waktu.
- Skor 2: Ada keterlambatan ringan.
- Skor 3: Mulai mengalami tunggakan cukup serius.
- Skor 4: Kredit diragukan karena keterlambatan semakin panjang.
- Skor 5: Kredit macet dengan tunggakan lebih dari 180 hari.
Semakin baik skornya, semakin besar peluang pengajuan kredit disetujui.
Jangan Tunggu Ditolak Baru Cek
Masih banyak orang yang baru mengecek SLIK setelah pengajuan kreditnya ditolak. Padahal, langkah sederhana ini bisa membantu mengetahui kondisi riwayat kredit sejak awal dan menghindari masalah saat mengajukan KPR.
Sebelum mulai berburu rumah impian, pastikan dulu skor kreditmu dalam kondisi sehat. Dengan begitu, proses pengajuan KPR bisa berjalan lebih lancar dan peluang mendapatkan persetujuan dari bank jadi semakin besar.
Disadur dari kompas.com
0 Comments