Program Tabungan Perumahan Rakyat alias Tapera lagi dirombak besar-besaran sebelum rencana jalan di 2027. Kalau dulu sempat ramai karena sifatnya wajib, sekarang konsepnya berubah total jadi lebih fleksibel. Pemerintah lagi nyiapin skema baru yang disebut kontraktual. Nah, ini yang lagi banyak dibahas.
Nggak Wajib Lagi, Sekarang Sukarela
Perubahan paling penting: Tapera nggak lagi wajib buat pekerja. Jadi sekarang sifatnya kontraktual alias sukarela. Mau ikut? Silakan. Nggak ikut juga nggak masalah.
Perubahan ini muncul setelah putusan Mahkamah Konstitusi yang menyatakan pekerja nggak harus ikut program ini. Hasilnya, banyak serikat pekerja yang sebelumnya nolak, sekarang mulai kasih lampu hijau.
Bahkan, beberapa konfederasi dan federasi buruh yang dulu kritis sekarang justru mendukung karena sistemnya dianggap lebih adil dan fleksibel.
Masih Proses, Tapi Udah Masuk DPR
Saat ini, konsep Tapera versi baru masih dalam tahap pematangan. Pemerintah lagi ngerapihin naskah akademik sambil diskusi sama berbagai pihak, dari pekerja sampai pelaku industri.
Dokumennya juga sudah diserahkan ke DPR, tepatnya ke Badan Legislasi (Baleg). Artinya, tinggal nunggu pembahasan lebih lanjut sebelum disahkan jadi undang-undang.
Kalau nanti sudah resmi, bakal langsung disusul aturan turunan kayak Peraturan Pemerintah dan aturan teknis lainnya.
Kenalan Sama Skema Baru: Contractual Savings
Nah, inti dari perubahan ini ada di konsep baru yang disebut contractual savings for housing (CSH). Gampangnya, ini adalah tabungan rumah yang sifatnya sukarela tapi punya tujuan jelas.
Jadi kamu nabung sesuai target rumah yang diinginkan. Misalnya, kamu pengin beli rumah seharga Rp500 juta. Kamu bisa set target nabung Rp300 juta dalam waktu tertentu, misalnya 5 tahun.
Selama kamu disiplin nabung dan punya track record bagus, peluang buat dapat pembiayaan rumah juga makin besar.
Ada Sistem “Antrean Rumah”
Menariknya, skema ini juga pakai konsep housing queue alias antrean rumah. Jadi, orang yang rajin nabung dan konsisten punya peluang lebih cepat buat dapet akses pembiayaan rumah.
Ibaratnya, kamu lagi “booking” kesempatan dari sekarang. Semakin rapi finansial kamu, semakin tinggi juga peluang lolos penilaian bank.
Tetap Gandeng Bank
Walaupun konsepnya berubah, Tapera tetap bakal kerja sama dengan perbankan. Nanti bank akan berperan dalam menilai kelayakan finansial atau bankability peserta.
Tapi bank mana saja yang bakal terlibat masih belum ditentukan. Pemerintah bilang akan ada proses seleksi dengan kriteria tertentu.
Lebih Fleksibel, Tapi Tetap Perlu Strategi
Dengan sistem baru ini, Tapera jadi lebih fleksibel dan nggak maksa. Cocok buat yang mau nyiapin rumah secara bertahap.
Tapi tetap, ini bukan jalan instan. Kamu harus punya perencanaan keuangan yang jelas dan disiplin nabung.
Intinya, Tapera versi baru ini bukan soal kewajiban lagi, tapi soal strategi. Mau ikut atau nggak, balik lagi ke kesiapan masing-masing.
Disadur dari kompas.com
0 Comments