Di era yang serba digital ini, Google Maps jadi salah satu andalan buat orang-orang nyari tempat tanpa harus berada di lokasi. Bahkan, tinggal buka fitur Street View terus ketik alamat atau nama jalan orang-orang udah bisa ngelihat tampilan jalan sampai bagian depan rumah, praktis bet coy!
Tapi, ada tapinya nih! Dengan segala kemudahan yang ditawarkan sama Google Maps ini, muncul kekhawatiran soal privasi dan keamanan.
Gambar-gambar yang muncul di Google Street View itu didapat dari mobil milik Google yang secara rutin berkeliling di jalanan umum. Dari hasil pemetaan itu pengguna atau user bisa ngelihat berbagai macam bangunan, baik itu bangunan umum atau rumah pribadi yang ada di pinggir jalan. Memang gak semua bagian rumah yang kelihatan, apalagi yang ketutupan pager atau pohon, tapi seringkali tampilan depan rumah cukup jelas buat dikenali.
Dilansir dari Daily Mail (Selasa, 1 Juli 2025), pihak Google bilang kalau gambar-gambar di Google Maps diambil dari tempat umum dan bisa mencakup gambar rumah orang. Merespon hal ini, Kepolisian Riverside di California Selatan nyaranin biar masyarakat mempertimbangkan buat memburamkan atau ngeblurin gambar rumah mereka di Google Maps.
Pemburaman ini bermaksud mencegah potensi tindakan kriminal, seperti pencurian yang bisa terjadi gara-gara si pelaku memanfaatkan gambar-gambar yang ada di Google Maps.
Tujuan dari pemburaman ini adalah untuk mencegah potensi tindak kejahatan, seperti pencurian, yang bisa terjadi lantaran pelaku memanfaatkan informasi visual dari layanan tersebut.
Ryan Railsback, seorang petugas kepolisian bilang kalau para penjahat udah makin kreatif dalam mencari mangsa. Karena itulah, masyarakat diimbau biar bisa proaktif dalam melindungi privasi mereka.
Hal ini juga diperkuat oleh pendapat dari Christopher Herrmann, seorang profesor hukum dan kepolisian dari John Jay College of Criminal Justice, yang bilang kalau opsi permintaan buat ngeblurin gambar rumah di Google Maps telah tersedia sejak lama dan tidak dipungut biaya alias gratis.
Fitur ngeblurin ini dinilai cukup efektif buat melindungi privasi soalnya bisa ngalangin pandangan pada bagian depan rumah, jendela, pintu masuk, atau area lain yang bisa dimanfaatkan oleh si pelaku.
Cara Ngeblurin Tampilan Rumah di Google Maps
Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Kamu lakuin buat mengajukan permintaan biar tampilan rumah diblur di Google Maps:
- Buka Google Maps dan cari lokasi rumah. Masuk ke tampilan Street View.
- Klik menu “Report a problem” atau “Laporkan masalah” di pojok kanan bawah.
- Sesuaikan kotak merah pada area yang ingin diblur. User bisa memilih untuk ngeblurin rumah, wajah, kendaraan, plat nomor, atau benda lainnya.
- Isi alamat email dan lakukan proses verifikasi.
- Selesaikan captcha lalu klik “Kirim”.
- Cek email secara berkala buat mengetahui status pengajuan dari pihak Google.
Begitulah cara buat ngeblurin atau mengaburkan gambar rumah di google maps, semoga bermanfaat!
Disadur dari detik.com
0 Comments