Di ajang The Biggest Real Estate Summit 2025 & AREBI Awards, Menteri Pekerjaan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait ngasih pesan yang cukup nendang buat pelaku industri. Dengan tema “Winning in The New Era of Property Brokerage with Technology”, acara ini bukan cuma seremoni tahunan, tapi jadi penanda kalau industri broker properti di Indonesia lagi masuk fase baru yang lebih digital, lebih rapi, dan berbasis data.
Di depan para pengurus AREBI dan pelaku industri, Ara bilang kalau industri broker ke depan gak bisa lagi cuma ngandelin insting atau pengalaman semata. Dibutuhkan sistem data center nasional yang rapi biar ekosistem properti bisa makin modern, terhubung satu sama lain, dan punya arah yang jelas. Menurutnya, data, komunitas, dan teknologi bakal jadi mesin utama yang bikin industri ini tetap relevan dan kompetitif.
Ara juga nyorot soal pentingnya peran broker dalam penjualan rumah subsidi. Menurutnya, broker gak cuma main di pasar premium, tapi harus bisa ikut bantu masyarakat berpenghasilan rendah supaya lebih mudah punya rumah. Ia kasih gambaran, kalau penjualan rumah subsidi bisa stabil di angka 350 ribu unit per tahun, maka dalam 10 tahun akan ada 3,5 juta keluarga baru yang bisa punya rumah. Dampaknya jelas, bukan cuma ekonomi, tapi juga sosial.
“Tahun lalu dua ratus ribuan, tahun ini tiga ratus lima puluh ribuan, kalau satu tahun tiga ratus lima puluh ribu aja, 10 tahun itu ada 3,5 juta rumah.” Kata Ara menegaskan.
Menurut Ara, profesi broker properti punya potensi besar buat jadi roda penggerak ekonomi di banyak daerah. Dengan anggota AREBI yang sekarang diperkirakan ada di kisaran 75 sampai 100 ribu orang, industri ini punya daya jangkau yang luas, dari rumah mewah sampai rumah sederhana. Artinya, geliat ekonomi bisa terjadi dari level atas sampai bawah.
Di akhir penyampaiannya, Ara nitip pesan ke AREBI buat terus membangun komunikasi dengan para broker dan memperkuat posisi profesi ini di regulasi, termasuk undang-undang perumahan. Buat dia, broker properti adalah profesi terhormat yang bukan cuma bantu jalankan industri properti, tapi juga punya peran besar dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga Indonesia.
0 Comments