Demand Rumah Tapak Jakarta Stabil, Rumah 4 Kamar Mulai Jadi Incaran

Di tengah ekonomi global yang masih penuh ketidakpastian, pasar rumah tapak di Jakarta dan sekitarnya ternyata masih cukup stabil. Riset JLL mencatat permintaan sekitar 3.900 unit pada semester I 2026, sementara pengembang meluncurkan sekitar 3.500 unit. Tingkat penjualan kumulatif juga mencapai 90 persen. Menurut JLL Indonesia, kondisi ini menunjukkan kebutuhan Read more…

Warga RI Lagi Gak Mau Beli Rumah, Ternyata Ini Biang Keroknya

Pasar rumah subsidi Indonesia sedang menghadapi tantangan. Sepanjang semester I-2026, penjualan rumah subsidi tercatat 91.531 unit. Angka ini turun cukup tajam dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang mencapai 120.976 unit. Artinya, terjadi penurunan sekitar 24,3% secara tahunan. Namun, melemahnya penjualan rumah ternyata nggak bisa cuma dituding karena daya beli Read more…

Properti Co-Living Lagi Naik-Naiknya, Emang Apa Bedanya Sama Kos-Kosan Biasa?

Saat penjualan rumah melambat akibat daya beli masyarakat yang menurun dan biaya pembangunan yang terus naik, bisnis co-living justru menunjukkan tren sebaliknya. Model hunian ini semakin dilirik investor karena dianggap mampu memberikan pemasukan yang lebih stabil dibanding menjual rumah secara konvensional. Bahkan, laporan dari operator co-living modern menunjukkan minat pemilik Read more…

× #WAAjaDulu