Beli kavling murah, ujung-ujungnya malah buntung. Begitu kira-kira yang dialami puluhan orang di Bekasi setelah kena tipu seorang perempuan berinisial S. Cewek ini nekat ngaku-ngaku pengusaha properti, jual tanah kavling dan rumah subsidi dengan harga yang sangat menggiurkan, tapi ternyata cuma akal-akalannya aja alias bodong.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Pol Mustofa, bilang kalau S udah resmi jadi tersangka dan sekarang ditahan di Polres.

“Untuk S sudah kita tetapkan sebagai tersangka dan sudah kita tahan di Polres Metro Bekasi,” ungkap Mustofa, dikutip Jumat (3/10/2025).

Sampai sekarang polisi baru terima 12 laporan, tapi katanya jumlah korban bisa tembus ratusan orang. Kerugiannya juga gak main-main, dari Rp55 juta sampai ratusan juta per orang.

Kasus ini meledak di media sosial, terutama TikTok. Banyak korban curhat tentang pengalaman pahit mereka, dari yang kehilangan tabungan bertahun-tahun sampai yang terpaksa ngutang karena percaya sama janji manis S.

Modusnya klasik tapi tetap aja banyak yang kejebak: ngaku agen properti, nawarin tanah kavling dan rumah subsidi dengan harga “promo”, minta pembayaran penuh, eh pas dicek, tanahnya gak ada, rumahnya juga gak dibangun.

Polisi sekarang lagi ngumpulin bukti tambahan dan nyari tahu siapa aja yang terlibat. Mustofa juga ngingetin masyarakat supaya gak gampang tergiur harga murah.

“Kami mengimbau masyarakat Bekasi yang mau membeli tanah kaveling atau perumahan, tolong cek dahulu keabsahan surat-surat yang ada,” ujar Mustofa.

Kasus ini jadi pelajaran besar buat banyak orang. Di tengah maraknya penipuan properti, jangan cuma percaya brosur atau janji manis sales. Harga murah belum tentu rezeki, bisa aja jebakan yang bikin nyesek.

Disadur dari gobekasi.id


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× #WAAjaDulu