Tinggal di Jakarta memang penuh peluang, tapi soal punya rumah sendiri? Ceritanya beda lagi. Data terbaru dari BPS nunjukin kalau tingkat kepemilikan rumah di DKI Jakarta cuma 54,54 persen. Artinya, hampir separuh warga ibu kota masih ngontrak, sewa, ngekos, atau tinggal bareng keluarga karena belum punya hunian sendiri.

Angka ini bikin Jakarta jadi provinsi dengan tingkat kepemilikan rumah paling rendah di Indonesia. Jadi walaupun statusnya ibu kota dan pusat ekonomi, ternyata urusan punya rumah sendiri masih jadi PR besar buat banyak orang.

Jomplang Banget Sama Provinsi Lain

Kalau dibandingin sama daerah lain, gap-nya lumayan jauh. Posisi kedua terendah aja ditempati Sumatera Barat dengan angka 73,02 persen. Disusul Sumatera Utara 73,16 persen. Itu masih di atas 70 persen, sedangkan Jakarta bahkan belum tembus 60 persen.

Yang lebih menarik lagi, provinsi penyangga Jakarta kayak Banten dan Jawa Barat justru jauh lebih tinggi. Di Banten, kepemilikan rumah tembus 86,67 persen. Jawa Barat juga 83,54 persen. Jadi banyak orang yang kerja di Jakarta, tapi rumahnya justru di pinggiran.

Harga Tanah Jadi Biang Kerok

Kenapa bisa serendah itu? Salah satu jawabannya jelas: harga tanah dan properti di Jakarta gila-gilaan. Sebagai pusat pemerintahan, bisnis, dan ekonomi nasional, permintaan hunian tinggi banget. Sementara lahannya terbatas.

Rumah tapak di Jakarta harganya bisa ratusan juta sampai miliaran rupiah. Buat masyarakat berpenghasilan menengah apalagi rendah, angka itu jelas berat. Ujung-ujungnya, opsi yang lebih realistis ya ngontrak atau tinggal di luar Jakarta.

Realita Hidup di Ibu Kota

Fenomena ini nunjukin satu hal: tinggal di Jakarta nggak selalu berarti punya rumah di Jakarta. Banyak orang datang buat kerja dan cari peluang, tapi urusan hunian masih harus kompromi.

Dengan harga properti yang terus tinggi dan lahan makin terbatas, tantangan kepemilikan rumah di ibu kota kemungkinan masih bakal panjang. Buat sebagian orang, punya rumah sendiri di Jakarta masih jadi mimpi yang butuh perjuangan ekstra keras buat diwujudkan.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× #WAAjaDulu