Salah satu penutup lantai yang paling sering digunakan baik untuk rumah pribadi maupun fasilitas umum adalah ubin. Jenis ubin yang paling banyak disukai oleh masyarakat adalah ubin keramik dan ubin porselen.

Meski terlihat sama, kedua jenis ubin ini memiliki perbedaan yang mendasar. Seperti dilansir dari Avalon Flooring, ubin keramik dan ubin porselen memang sama-sama menggunakan tanah liat panggang sebagai bahan dasarnya.

Namun, salah satu faktor yang membedakan keduanya adalah kepadatan dan daya tahan. Ubin porselen dibakar dalam waktu yang lebih lama dan pada suhu yang lebih tinggi ketimbang keramik. Itulah yang membuat ubin porselen memiliki struktur yang lebih padat sehingga sepenuhnya tahan air serta dapat bertahan lebih lama.

Sedangkan struktur ubin keramik lebih halus dan kurang berpori. Inilah yang membuat ubin keramik lebih mudah menyerap air.

Faktor lain yang membedakan ubin keramik dan ubin porselen adalah soal tampilannya. Memang, dengan kecanggihan teknologi saat ini, kedua ubin ini bisa memiliki warna atau pola apa pun.

Namun, warna dan motif ubin porselen akan terserap ke seluruh bagian permukaan ubin dengan lebih baik ketimbang keramik. Dengan begitu jika permukaan ubin porselen terkelupas, maka kerusakannya takkan begitu jelas terlihat.

Sedangkan warna dan motif ubin keramik hanya tercetak di permukaan ubin saja dan ditambahkan glasir sebagai pelindung. Dengan begitu, ketika ubin ini terkelupas, maka akan lebih tampak bahwa bagian dasar ubin memiliki warna yang berbeda dari permukaannya.

Dari segi ketahanan, ubin porselen memang jauh lebih unggul ketimbang ubin keramik. Karena itu, ubin porselen sangat cocok untuk diaplikasikan di bagian dinding eksterior serta penutup lantai baik di dalam maupun di luar ruangan.

Hanya saja, ubin porselen memiliki harga pasaran yang tinggi sehingga Kamu harus merogoh kocek yang lebih dalam jika ingin menggunakannya di rumah.

Disadur dari kompas.com

Leave A Reply