Perawatan Rumah

Tentunya setiap perusahaan asuransi menawarkan keuntungan dan harga yang berbeda-beda, termasuk di dalamnya asuransi rumah atau asuransi properti.

Sebelum Kamu membeli asuransi untuk melindungi rumah idamanmu, pastikan Kamu sudah paham betul semua keuntungan dan jaminan yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi tersebut.

Ada perusahaan asuransi yang hanya menjamin kerugian bangunannya saja, ada pula perusahaan yang mencakup bangunan beserta isinya.

Untuk melakukan perhitungan premi yang harus Kamu setorkan tiap tahunnya, Kamu bisa mengalikan nilai properti dengan rate premi yang ditawarkan perusahaan asuransi. Ingat, setiap perusahaan asuransi juga memiliki rate preminya masing-masing.

Sebagai contoh, nilai propertimu adalah Rp 1 miliar dan rate premi dari perusahaan asuransi yang Kamu pilih adalah 3%. Maka, nilai premi yang harus Kamu setorkan tiap tahunnya adalah 1,000,000,000 x 0,3% = Rp 3 juta.

Perhitungan ini juga akan sama apabila perusahaan asuransi tersebut mencakup bangunan beserta isinya. Misal, nilai rumahmu adalah Rp 1 miliar dan isinya bernilai Rp 300 juta. Maka, kalkulasinya menjadi 1,300,000,000 x 0,3% = Rp 3,9 juta per tahun.

Selain nilai properti, lokasi dan aksesibilitas kendaraan juga turut berpengaruh terhadap harga premi. Lokasi akan berpengaruh terhadap harga properti, sementara aksesibilitas kendaraan akan menentukan kemudahan bala bantuan untuk mencapai rumahmu jika terjadi hal yang tak diinginkan. Umumnya, makin sulit rumah dijangkau, makin tinggi harga preminya. .

Hal ini juga sama dengan risiko bencana alam yang mungkin akan dialami bangunan tersebut. Jika lokasi rumahmu berada di daerah yang rawan banjir, maka besar kemungkinan harga premi juga akan menjadi lebih tinggi ketimbang rumah di daerah lainnya.

Selain itu, kualitas bangunan juga bisa memberikan andil dalam penentuan harga premi. Bangunan yang tidak memiliki kualitas yang baik berarti memiliki kemungkinan lebih besar dalam mengalami kerugian teknis.

Disadur dari kompas.com

Leave A Reply