Beli Properti

Bekasi jadi daerah dengan kenaikan harga rumah tahunan tertinggi di Jabodetabek, mencapai 5,8%. Info ini tercatat dalam Flash Report Rumah123 bulan September 2023 yang Kompas.com terima pada Selasa (19/9/2023).

Menurut data dari 99 Group, sejak Januari 2023, minat terhadap rumah sewa dan jual di Bekasi naik. Dari Januari hingga Agustus 2023, permintaan rumah jual naik 82,5% dan rumah sewa naik hingga 92,8%.

Kalau dibandingkan dengan Juli 2023 lalu, peningkatannya cukup besar, yakni 72,8% untuk rumah jual dan 41,9% untuk rumah sewa.

Shafirra Shikka Larasati, Business Improvement General Manager 99 Group Indonesia, bilang kalo adanya transportasi massal baru seperti Light Rail Transit (LRT) Jabodebek berpengaruh besar terhadap kenaikan permintaan hunian, khususnya di kecamatan yang paling deket sama stasiun.

ÔÇťOperasional LRT Jabodebek yang baru saja berlangsung memang belum terlihat mempengaruhi kecamatan-kecamatan di Bekasi dari sisi popularitas secara signifikan,” ungkap Shafirra.

Dalam jangka panjang, hadirnya LRT Jabodebek diharapkan bakal nambah tingkat kepopuleran kecamatan-kecamatan di Bekasi yang berada di dekat stasiun.

Sekarang, daya tarik daerah Bekasi masih banyak dipengaruhi sama proyek-proyek gede dari pengembang kawakan, lokasi yang maknyus, juga deket dari alternatif transportasi lain kaya tol dan KRL Commuter Line.

Kalau dilihat dari umur, calon pembeli properti di area Bekasi kebanyakan berusia 25-34 tahun (40 persen) dan 45-54 tahun (27,5 persen).

Emang sih, harga properti di Bekasi, apalagi yang nyampirin Jakarta, lebih mahal dibandingkan kota satelit lain, Depok dan Bogor. Makanya, kata Shaffira, Bekasi lebih banget dicari sama generasi muda yang lebih mapan dan punya budget lebih gede dibandingkan sama yang usianya muda-muda alias 18 tahun-24 tahun.

Disadur dari kompas.com

Leave A Reply