Pembiayaan Properti

Pemerintah lewat Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) udah kelar bikin rumah khusus buat warga yang kena bencana gempa di Cianjur, Jawa Barat, tahun 2022 kemarin.

Iwan Suprijanto selaku Direktur Jenderal Perumahan Kementerian PUPR, bilang mereka usahain biar penanganan setelah bencana bisa lebih cepat dan pas dengan melibatkan banyak pihak. Biar warga yang kena dampak bisa segera pindah dan nggak perlu berlama-lama tinggal di tempat sementara.

“Kami berharap masyarakat yang direlokasi bisa merawat berbagai fasilitas yang ada dan menghuni rumah serta bangkit meningkatkan perekonomian bersama keluarganya,” ungkapnya dikutip dari laman Kementerian PUPR, pada (12/10/2023).

Sementara itu, Usman selaku perwakilan dari Bagian Logistik PT Brantas Abipraya (Persero) nambahin, kini pihaknya kini udah nyelesein dua tahap pembangunan hunian relokasi bagi masyarakat terdampak gempa di Cianjur. Yaitu di Perumahan Vila Mande Lestari sebanyak 151 unit dan Perumahan Bumi Sirnagalih Damai sebanyak 200 unit,.

“Fasilitas tempat ibadah, balai warga, jalan lingkungan, saluran air serta saluran air bersih PDAM dan penerangan jalan dengan solar cell sudah ada, dan seluruh unit sudah dihuni oleh warga yang telah didata oleh Pemda setempat,” jelas Usman.

Usman mengaku, sedari awal pihaknya bersama Kementerian PUPR langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten Cianjur buat lokasi relokasi warga. Begitu tempatnya udah ditetapkan maka proses pengukuran site plan dan desain serta pembangunan rumah pun segera dilakukan di lapangan.

Disadur dari kompas.com




Leave A Reply