Pembiayaan Properti

Pemerintah lewat Direktorat Jenderal (Ditjen) Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) lagi bikin Rumah Susun (Rusun) Aparatur Sipil Negara (ASN) buat pegawai Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bengkulu.

Rusun yang beralamat di Jalan Ciliwung, Kelurahan Padang Harapan, Kota Bengkulu ini ditargetkan rampung pada 2024 nanti, dan soal prosesi peletakan batu pertama pun juga udah dilaksanakan pada Sabtu (4/11/2023) kemarin. Proyek ini digarap dengan sistem Multi Year Contract (MYC).

Tambat Yulis selaku Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan (BP2P) Sumatera IV Ditjen Perumahan bilang kalau rusun itu nantinya bakal didirikan di atas lahan seluas 3.560 meter persegi dengan luas bangunan 2.938 meter persegi dan memiliki empat lantai.

Dengan luasan tersebut, bakal tersedia sebanyak 44 unit kamar yang dibangun dengan tipe 36. Nantinya juga bakal ada sejumlah fasilitas pendukung, seperti kamar khusus difabel, ruang pengelola, ruang serbaguna, musala, ruang panel, toilet umum, dan gudang.

“Kami juga melengkapi rusun ini dengan fasilitas meubelair di masing-masing unit, seperti tempat tidur, meja dan kursi serta prasarana, sarana, dan utilitas (PSU) sehingga penghuni rusun tidak perlu membawa banyak peralatan rumah tangga,” katanya.

Sementara itu, Heri Jerman selaku Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional Badan Pendidikan dan Latihan Kejaksaan RI bilang, kehadiran fasilitas rusun ini mendukung kegiatan pegawai.

“Adanya penyediaan fasilitas rusun bagi ASN di Kejati Bengkulu sangat bermanfaat sebagai tempat tinggal karena banyak pegawai yang sering dirotasi dari satu daerah ke daerah lainnya,” ungkapnya.

Di sisi lain, Iwan Suprijanto selaku Direktur Jenderal (Dirjen) Perumahan bilang, pembangunan rusun ASN sangat diperlukan.

“Pembangunan rusun untuk ASN sangat diperlukan untuk optimalisasi pemanfaatan lahan sekaligus upaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik,” terang Iwan.

Disadur dari kompas.com

Leave A Reply