Pemerintah lagi menyiapkan platform digital rumah.go.id yang bakal jadi pusat layanan perumahan dalam satu tempat. Menariknya, platform ini nggak cuma membantu masyarakat mencari rumah subsidi, tapi juga menyediakan fitur e-katalog yang bisa dipakai pengembang buat mengecek harga material bangunan di berbagai daerah.
Lewat inovasi ini, pemerintah ingin membuat layanan perumahan jadi lebih praktis, transparan, dan mudah diakses, baik untuk masyarakat maupun pelaku industri properti.
Pengembang Nggak Perlu Lagi Tebak Harga Material
Salah satu fitur baru yang paling menarik adalah e-katalog material bangunan. Dengan fitur ini, pengembang bisa melihat harga publik berbagai bahan bangunan sesuai wilayah masing-masing.
Keberadaan informasi tersebut diharapkan bisa menjadi acuan saat menyusun anggaran pembangunan, terutama untuk proyek rumah subsidi. Selain lebih mudah membandingkan harga, pengembang juga bisa merencanakan pembangunan dengan lebih efisien.
Semua Layanan Perumahan Jadi Satu
Menurut Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho, rumah.go.id merupakan pengembangan dari berbagai platform yang selama ini masih berjalan sendiri-sendiri.
Nantinya, layanan seperti Si Kumbang untuk informasi rumah subsidi, SiKasep untuk pengajuan, e-FLPP untuk pembiayaan, Aku Huni untuk memastikan bantuan tepat sasaran, hingga e-Monev untuk memantau keterhunian rumah akan digabung dalam satu platform.
Tujuannya sederhana, yaitu membuat seluruh proses menjadi lebih gampang, cepat, dan ramah pengguna.
Cari Rumah Sampai Ajukan FLPP Sekali Jalan
Buat masyarakat, rumah.go.id bakal mempermudah proses mencari rumah subsidi. Pengguna bisa melihat lokasi rumah, mengecek ketersediaan unit di berbagai daerah, lalu langsung mengajukan pembiayaan FLPP tanpa harus pindah ke aplikasi lain.
Sistem yang terintegrasi ini diharapkan memangkas proses administrasi sekaligus membuat layanan pemerintah lebih efisien.
Bikin Layanan Perumahan Makin Modern
BP Tapera berharap rumah.go.id bisa menjadi jembatan yang menghubungkan seluruh pihak di sektor perumahan. Mulai dari pemerintah, perbankan, pengembang, hingga masyarakat sebagai calon pembeli rumah subsidi.
Kalau semua layanan sudah terhubung dalam satu platform, proses mencari rumah, mengajukan pembiayaan, hingga pembangunan perumahan diharapkan bisa berjalan lebih cepat, transparan, dan nyaman. Dengan begitu, akses masyarakat untuk memiliki rumah subsidi juga bakal semakin mudah di masa depan.
Disadur dari kompas.com
0 Comments