Jauh sebelum dikenal sebagai Putri Wales, Diana Spencer tumbuh di tengah keluarga aristokrat Inggris yang punya sejarah panjang. Salah satu tempat paling penting dalam hidupnya adalah Althorp, rumah leluhur keluarga Spencer di Northamptonshire, Inggris.

Keluarga Spencer telah menempati Althorp selama 19 generasi. Perkebunan ini didirikan Sir John Spencer pada abad ke-15. Diana mulai tinggal di sana pada 1975, ketika usianya baru 14 tahun, setelah ayahnya mewarisi gelar Earl Spencer sekaligus Althorp.

Pindah Saat Remaja

Sebelum ke Althorp, Diana dan keluarganya tinggal di Park House, kawasan Sandringham milik keluarga kerajaan Inggris. Jadi, perpindahan ke Althorp menjadi perubahan besar buat Diana yang masih remaja.

Dalam biografi Diana karya Sarah Bradford, kepindahan dari Norfolk disebut menjadi pengalaman yang cukup berat karena Diana harus meninggalkan lingkungan tempat ia tumbuh.

Diana tinggal di Althorp sekitar tiga tahun. Setelah itu, ia sempat sekolah di Swiss dan kemudian tinggal bersama ibunya di London. Saat berusia 18 tahun, Diana mendapat apartemen di London Barat dari sang ibu sebagai hadiah ulang tahun. Ia tinggal di sana sampai bertunangan dengan Pangeran Charles pada 1981 dan kemudian pindah ke Clarence House.

Rumah Superluas dengan Puluhan Ruangan

Althorp House bukan rumah biasa. Bangunan utamanya punya luas interior sekitar 9.290 meter persegi dengan lebih dari 90 ruangan, termasuk 31 kamar tidur.

Ada Saloon, ruang masuk berukuran besar, ruang makan, hingga perpustakaan yang menyimpan sekitar 10.000 buku. Bangunannya berdiri di atas lahan sekitar 5.666 hektar, luas yang nyaris menyamai Manhattan.

Kompleks Althorp juga dilengkapi danau, kandang kuda, taman, rumah tamu dari abad ke-18, serta kuil memorial untuk mengenang Diana.

Sebelum Diana menjadi bagian keluarga kerajaan, Althorp juga sudah sering menerima tamu penting. Sejumlah tokoh kerajaan seperti Putri Wales Alexandra dan Raja George V pernah berkunjung. Tokoh dunia seperti Winston Churchill, Nelson Mandela, dan Mikhail Gorbachev juga tercatat pernah menjadi tamu.

Jadi Tempat Peristirahatan Terakhir Diana

Setelah Diana meninggal akibat kecelakaan mobil di Paris pada 31 Agustus 1997, ia dimakamkan di kawasan Althorp. Makamnya berada di sebuah pulau di tengah Round Oval Lake.

Lokasi tersebut dipilih agar keluarga Spencer bisa merawat makam Diana sekaligus memberi ruang privat bagi kedua putranya, Pangeran William dan Pangeran Harry.

Althorp biasanya dibuka untuk publik selama sekitar dua bulan setiap musim panas dan dikunjungi lebih dari 30.000 orang per tahun. Namun, pulau tempat Diana dimakamkan tidak bisa didatangi pengunjung.

Sebagai gantinya, pengunjung dapat melihat kuil memorial bergaya Doric. Jalur menuju danau juga dihiasi 36 pohon oak, yang melambangkan usia Diana saat meninggal dunia.

Bukan Warisan William atau Harry

Meski sangat lekat dengan masa kecil Diana, Althorp tidak akan diwariskan kepada William maupun Harry. Mengikuti tradisi keluarga Spencer, properti tersebut akan diberikan kepada Earl Spencer berikutnya.

Saat ini gelar Earl Spencer dipegang Charles Spencer. Putranya, Louis Spencer, Viscount Althorp, diproyeksikan menjadi pewaris berikutnya.

Nilai Althorp sendiri tidak punya angka pasti yang disepakati. Charles Spencer pernah menulis bahwa leluhurnya membeli tanah tersebut seharga 800 poundsterling pada 1508. Setelah ratusan tahun, biaya renovasi dan pemeliharaannya tentu sudah mencapai jutaan poundsterling.

Bahkan pada 2010, sejumlah artefak dan karya seni dari Althorp Attic dilelang melalui Christie’s dan menghasilkan lebih dari 2 juta poundsterling. Rumah ini juga pernah ditawarkan untuk menginap. Pada 2016, 18 tamu bisa menikmati akhir pekan di Althorp dengan biaya 170.000 poundsterling.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *