Setiap orang pasti punya impian buat punya rumah layak huni buat melindungi diri sendiri dan keluarga. Rumah itu udah jadi kebutuhan wajib buat semua orang, biar ada tempat nyaman buat tinggal dan berlindung.
Tapi sayangnya, jumlah rumah layak huni di Indonesia masih sedikit banget dibandingin sama jumlah penduduknya. Meski ada lembaga yang nyediain rumah layak huni, harganya tetep aja mahal.
Yang harus dicatet, rumah layak huni itu bukan berarti rumah gede atau yang dijual mahal. Kamu bisa kok bikin rumah yang layak huni dengan ngerti info yang bener.
Apa sih Rumah Layak Huni?
Buat memenuhi kebutuhan rumah layak huni, pemerintah udah jalanin program Sejuta Rumah sejak 2015. Tahun 2021, udah ada sekitar 1.105.707 rumah layak huni yang dibangun lewat program ini, dan angka itu terus ditambah sampe sekarang.
Nah, penting nih buat tahu, apaan sih rumah layak huni itu? Kenapa penting banget punya rumah yang layak huni?
Rumah layak huni itu aturan yang diambil dari indikator Sustainable Development Goals (SDGs), tujuannya biar semua orang punya akses ke rumah yang layak dan aman. Menurut aturan dari Menteri PUPR, rumah layak huni adalah rumah yang memenuhi standar keselamatan bangunan, cukup luas, dan sehat buat ditinggali.
Kriteria dan Standar Rumah Layak Huni
Kadang rumah layak huni (RLH) dijual dengan harga mahal, terutama buat orang dengan penghasilan rendah (MBR). Padahal, kamu bisa bangun RLH sendiri lho.
Menurut Kementerian PUPR, ini nih standar rumah yang disebut layak huni:
1. Ketahanan dan Keselamatan Bangunan
Rumah layak huni harus punya struktur dan komponen non-struktur yang oke, kayak pintu, jendela, lantai, dinding, sampai atap. Struktur bangunannya juga harus kuat, mulai dari rangka atap sampai pondasi.
2. Luas Ruang Penghuni
Rumah layak huni minimal punya luas 7,2 meter persegi per orang dengan tinggi minimal 2,8 meter. Jadi, kalau satu rumah diisi empat orang, luasnya harus dihitung buat masing-masing orang.
3. Akses Sanitasi Memadai
Rumah harus punya sistem sanitasi yang bagus, kayak MCK, septic tank, saluran limbah, dan tempat sampah yang memadai.
4. Air Minum Tercukupi
Rumah harus gampang dijangkau air minum bersih dan berkualitas. Baik dari segi waktu atau jarak, air bersih harus mudah didapat dari lingkungan rumah.
5. Tingkat Cahaya dan Sirkulasi Udara
Rumah layak huni juga harus punya pencahayaan yang cukup dan ventilasi yang baik, biar udara dan sinar matahari bisa masuk dengan lancar.
Mengenal Rumah yang Nggak Layak Huni
Rumah yang nggak layak huni adalah rumah yang nggak memenuhi standar RLH yang ditetapkan Kementerian PUPR. Rumah kayak gini susah buat bikin penghuninya nyaman dan sehat.
Contohnya, rumah yang luas ruangannya kurang dari 9 meter persegi per orang, konstruksinya jelek, sirkulasi udaranya nggak lancar, pencahayaan kurang, lembap, sanitasi buruk, atau sulit dapet air bersih. Rumah di lokasi berbahaya juga termasuk nggak layak huni.
Tips Punya Rumah Layak Huni
Punya rumah itu udah jadi kebutuhan wajib buat semua orang. Banyak orang yang sampai harus nyewa atau ngontrak rumah buat tinggal. Tapi, harga sewa rumah sering kali mahal dan nggak sebanding sama fasilitas yang didapat.
Tips utama buat punya rumah adalah lihat dulu kemampuan finansial kamu. Ini berhubungan sama kemampuan kamu buat bayar cicilan kalau mau ambil KPR. Kalau cicilan rumah terlalu mahal, kamu bisa coba cari dana tunai buat bangun atau renovasi rumah. Intinya, punya rumah layak huni itu penting banget buat kenyamanan dan keamanan keluarga kamu.
Disadur dari megasyariah.co.id
0 Comments