Cirebon, yang sering dijuluki “Kota Udang,” adalah salah satu kota dengan kekayaan kuliner di pesisir utara Jawa Barat. Makanan khas Cirebon punya cita rasa yang beda dari makanan ala Jawa Barat atau Jawa Tengah. Salah satu makanan khasnya yang unik adalah docang.

Apa Itu Docang?

Docang adalah makanan tradisional Cirebon yang mirip dengan lontong sayur. Nama “docang” diambil dari kata “bodo” (oncom) dan “kacang” (taoge). Isian docang terdiri dari lontong, kelapa parut, daun singkong, daun kucai, taoge, dan kerupuk.

Semua itu disiram dengan kuah khas yang terbuat dari dage atau oncom, yaitu ampas tahu yang dicampur dengan sedikit bungkil kacang tanah. Biasanya, sambal cabai rawit ditambahkan untuk menambah rasa pedas.

Meski docang ini jarang dikenal orang di luar Cirebon, makanan ini sangat familiar dan mudah ditemukan di kota asalnya. Docang biasanya dijual sebagai sarapan pagi oleh pedagang keliling dengan harga murah, sekitar 7.000 hingga 10.000 rupiah.

Sejarah Docang

Docang sudah ada sejak zaman Wali Songo dan memiliki sejarah yang unik. Konon, makanan ini awalnya dibuat untuk meracuni Wali Songo oleh seorang pangeran bernama Rengganis yang tidak menyukai mereka.

Tapi, keajaiban terjadi, Wali Songo malah ketagihan dengan makanan ini setelah menyantapnya di Masjid Sang Cipta Rasa.

Cara Membuat Docang

Bahan-bahan docang cukup sederhana, jadi kamu bisa membuatnya sendiri di rumah. Berikut bahan-bahan dan cara membuatnya:

Bahan-Bahan (untuk 4 Porsi):

– 100 gram kelapa setengah tua, parut

– ½ sendok teh garam

– 3 sendok makan minyak goreng

– 5 cm lengkuas, memarkan

– 3 cm jahe, memarkan

– 2 lembar daun salam

– 1 batang serai, memarkan

– 200 gram oncom, cincang kasar

– 1 liter air kaldu sapi

– 300 gram daun singkong, rebus, iris halus

– 4 buah lontong

– 150 gram tauge, seduh air panas

– 2 sendok makan daun kucai iris

Bumbu (dihaluskan):

– 10 butir bawang merah

– 8 siung bawang putih

– 5 buah cabai merah

– ½ sdt ketumbar, sangrai

– ½ sdt terasi, bakar

– 1 sdt garam

Pelengkap:

– Kelapa parut kukus

– Sambal cabai rawit

– Kerupuk putih

Cara Membuat:

1. Campur kelapa parut dengan garam, kukus selama 15 menit, lalu angkat dan sisihkan.

2. Tumis bumbu halus bersama lengkuas, jahe, daun salam, dan serai sampai harum. Tambahkan oncom dan aduk rata.

3. Tuang kaldu, didihkan, dan sisihkan.

4. Tata lontong, daun singkong, tauge, dan daun kucai di piring saji. Tambahkan pelengkap sesuai selera, lalu siram dengan kuah panas. Sajikan segera.

Itulah docang, makanan khas Cirebon yang mungkin belum banyak dikenal, tapi layak dicoba karena cita rasanya yang unik. Cirebon memang salah satu kota dengan kuliner yang sangat variatif.

Disadur dari goodnewsfromindonesia.id


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× #WAAjaDulu