Investasi properti memang seringkali dianggap menjanjikan karena permintaan yang selalu meningkat, inflasi, keterbatasan lahan, serta perkembangan infrastruktur. Meski begitu, ternyata masih banyak investor yang fokus buat ngejar keuntungan jangka pendek.
Tentunya hal ini berbeda dengan gaya Iwan Sunito, Founder & CEO One Global Capital yang lebih memilih pendekatan jangka panjang pada strategi investasinya di Sydney, Australia. Iwan membeli tempat bekas showroom mobil di 155 William Street dengan kondisi yang agak mengenaskan, banyak ceceran bekas oli di tiap sudutnya.
Wilayah tersebut memang belum potensial, tetapi Iwan melihat peluang dari perubahan zonasi, rencana pembangunan, serta proyeksi pertumbuhan kota. Iwan bilang, nilai investasi terbaik itu tercapai bahkan ketika masih belum mengurus soal legalitasnya.
Tempat itu kemudian disewakan sebagai showroom selama lebih dari 10 tahun dengan harga AUD1 juta atau sekitar Rp 10,6 miliar (kurs Rp 10.672) per tahun. Pendapatan itu dipake buat nutupi bunga dan biaya operasional sambil menunggu waktu yang tepat buat dikembangin lagi.
Akhirnya kesempatan itu datang setelah hampir dua dekade kemudian ketika Pemerintah Negara Bagian New South Wales (NSW) merilis Parramatta Road Transformation Strategy, yang mengubah zonasi dan membuka peluang pengembangan kawasan.
Kemudian Five Dock ditetapkan sebagai pusat pertumbuhan baru, lengkap dengan stasiun metro modern yang bakal menyambungkan antara Parramatta dan Sydney CBD hanya dalam waktu 20 menit.
Dengan adanya perubahan zonasi tersebut potensi GFA (Gross Floor Area) meningkat menjadi 65.000 m² dan membuka peluang pembangunan sekitar 750 unit apartemen. Lantas, Iwan pun bersiap mengembangkan proyek mixed-use mid-rise di lokasi strategis tersebut.
Iwan bilang, kesabaran, riset terhadap perubahan kota, dan penggunaan struktur modal yang efisien merupakan prinsip dasar investasi jangka panjang. Hal ini menjadi landasan lahirnya visi One Global Capital, yaitu mengubah aset tersembunyi menjadi investasi bernilai tinggi dengan modal kecil, utang rendah, dan visi jangka panjang.
Dalam 1 tahun terakhir, One Global Capital udah mengakuisisi dan mengoperasikan berbagai proyek besar, seperti One Global Resorts (senilai Rp 1 triliun), Grand Eastlakes (Rp 280 miliar), dan Macquarie Park Hotel (Rp 750 miliar).
Saat ini, perusahaan milik Iwan Sunito udah punya jaringan sindikasi eksklusif yang melibatkan lebih dari 1.000 mitra dari berbagai kota besar seperti Sydney, Jakarta, Los Angeles, serta Singapura.
Dari kisah Iwan Sunito ini kita bisa ngambil pelajaran kalau kesabaran, strategi jangka panjang, dan pemanfaatan momen yang tepat bisa mengubah investasi senilai Rp 150 miliar menjadi portofolio properti bernilai triliunan rupiah.
Disadur dari detik.com
0 Comments