Investasi Properti

Nih, ada beberapa orang di Indo yang punya lebih dari satu rumah, geng. Jadi, mereka punya rumah tambahan selain yang mereka tinggali sehari-hari. Pastinya, ini bikin kita bertanya-tanya, buat apa sih punya rumah yang enggak ditempati?

Pertanyaan itu, setidaknya udah ada jawabannya nih di data dari Badan Pusat Statistik (BPS) yang judulnya “Statistik Perumahan dan Permukiman 2022”.

Jadi begini, di tahun 2022, sekitar 8 dari 100 keluarga di Indonesia punya rumah selain yang mereka tinggali sehari-hari. Persentasenya itu hampir 10 persen, ya sekitar 7,82 persen lah.

Nah, yang di perkotaan lebih banyak punya rumah tambahan dibanding yang di pedesaan, geng. Persentasenya itu 9,83 persen dibanding 5,09 persen.

Kalo kita lihat dari tingkat pendidikan kepala keluarga (KRT), sama polanya juga, nih. Makin tinggi tingkat pendidikannya, makin tinggi juga kemungkinan punya rumah lain.

Terus, dari segi status ekonomi dan umur KRT juga ada pola yang serupa. Artinya, kalo status ekonominya bagus dan umurnya lebih dewasa, biasanya lebih banyak punya rumah tambahan.

Nah, soal penggunaan rumah tambahan yang mereka punya, sekitar 40,96 persen dihuni sama keluarga tanpa bayar. Terus, ada 26,54 persen yang dibiarkan kosong aja.

Ada juga yang disewain atau dikontrakkan, sekitar 21,75 persen. Terus, ada yang dijadiin tempat usaha sama asisten rumah tangga (ART), sekitar 13,70 persen. Yang lain-lain itu cuma sekitar 1,68 persen aja.

Disadur dari kompas.com

Leave A Reply