Hempcrete itu material konstruksi yang terbuat dari campuran bahan alami, yaitu kapur dan rami. Kapur yang dipakai adalah kapur udara yang dirancang biar proses pengerasannya lebih cepat.

Nah, rami ini tanaman yang sering banget dipakai buat ngasilin minyak dan benih.

Selain itu, rami juga dipakai buat bikin kain dan kertas. Yang keren dari rami ini, dia bisa tumbuh subur tanpa perlu pupuk tambahan, cuma butuh sedikit air, dan bisa membantu regenerasi tanah pertanian.

Menurut Arch Daily, rami juga secara alami tahan sama jamur dan hama. Bahkan, udah dipakai sejak 1500 tahun yang lalu.

Di Gua Ellora di India, ada karya seni dari abad ke-6 Masehi yang masih awet sampe sekarang gara-gara orang-orang zaman dulu pakai plester rami.

Kombinasi kapur dan rami ini berhasil menciptakan beton alami yang ringan, dan hebatnya lagi, hempcrete ini juga bisa menyerap panas dan punya sifat permeabilitas yang bikin bangunan jadi kuat.

Material organik ini bisa dipakai buat bangun atau renovasi berbagai jenis bangunan, mulai dari rumah, apartemen, sampai bangunan publik.

Hempcrete dibuat dari campuran kapur dan rami dengan perbandingan yang disesuaikan sama jenis pekerjaan yang mau dilakukan.

Menurut BCB Tradical, serat rami punya kandungan silika yang tinggi, jadi bisa merekat dengan kapur dengan baik. Beratnya juga cuma sekitar sepertujuh dari beton konvensional.

Karena itu, hempcrete nggak cuma bisa dipakai buat struktur bangunan, tapi juga bisa jadi bahan insulasi antar rangka.

Keuntungan utama pakai hempcrete adalah bisa dipakai buat berbagai jenis area konstruksi, mulai dari dinding sampai atap.

Berdasarkan penelitian, hempcrete bisa ngatur kelembapan di dalam dinding dan nyimpen energi panas.

“Hempcrete digunakan sebagai penghalang lingkungan untuk memberikan ketahanan terhadap perpindahan panas dan mengelola kelembaban sebuah bangunan,” begitu kata Kris J. Dick, seorang professor di Departemen Teknik Biosistem Universitas Manitoba, seperti dimuat dalam Via Technik. 

Buat ngetes daya tahan dan umur panjang hempcrete di bangunan modern, para insinyur udah ngembangin metode pengujian buat ngevaluasi keamanan dan efisiensinya.

Mereka ngelakuin penelitian di area seluas 23,8 meter persegi buat ngebandingin hempcrete sama insulasi tradisional dari segi kinerja termal dan kelembapan.

Hasil penelitiannya nunjukin kalau hempcrete bisa ngasih suhu yang stabil di dalam dinding dan suhu yang konsisten di seluruh dinding.

Disadur dari kompas.com


0 Comments

Leave a Reply

Avatar placeholder

Your email address will not be published. Required fields are marked *

× #WAAjaDulu